Kapasitas tes Covid-19 RI rendah, Bappenas: PSBB belum bisa dilonggarkan

Jum'at, 29 Mei 2020 | 17:12 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) telah menyusun protokol yang disebut 'Menuju Normal Baru', guna mewujudkan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Ada tiga kriteria yang digunakan Bappenas mengacu kepada WHO dan sudah diterapkan di sejumlah negara.

Deputi Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Bappenas Subandi Sardjoko mengatakan, kriteria pertama adalah epidemiologi. Dalam kriteria ini mensyaratkan daya tular covid-19 sudah harus di bawah satu.

"Jadi angka reproduksi dasar, yaitu daya tular awal, untuk covid itu 1,9 sampai 5,7. Jadi satu orang itu bisa menularkan 2 sampai 5 atau 6 orang. Jadi ini yang sangat tinggi dan itu harus bisa diturunkan dengan intervensi," ujar Subandi dalam video telekonferensi di Jakarta, Jumat (29/5/2020).

Kemudian kriteria yang kedua terkait dengan kemampuan sistem pelayanan kesehatan. Dia menyebut, WHO mensyaratkan bahwa jumlah kasus baru rata-rata harus bisa dilayani dengan jumlah tempat tidur khusus covid 20% lebih banyak.

Kriteria ketiga, Subandi menjelaskan adalah pengawasan yang cukup terkait dengan jumlah penduduk yang dapat dites. WHO mengusulkan tes Covid-19 dilakukan untuk satu dari seribu penduduk. Namun Bappenas memilih meniru negara dengan jumlah penduduk yang serupa dengan Indonesia, contohnya Brasil.

Berdasarkan proyeksi jumlah penduduk dari Bappenas, populasi penduduk Indonesia 2020 diperkirakan 271 juta jiwa. Dengan rasio tes Covid-19 sebanyak 3.500 untuk satu juta penduduk, maka pemerintah harus melakukan 948.500 tes atau tiga kali lipat dari capaian sekarang.

"Itu kita 3.500 per 1 juta penduduk harus disediakan tesnya. Jadi ini tes kita yang kita butuhkan itu minimal 940.000 tes. Sementara kita per kemarin itu baru 290.000, belum sepertiganya. Ini mesti disediakan tesnya," ujarnya.

Karena itu dia mengakui kapasitas tes Covid 19 di Indonesia belum memadai untuk memenuhi syarat pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).WHO sendiri mensyaratkan jumlah tes per 1 juta penduduk bisa mencapai 3.500 jika hendak melakukan pelonggaran PSBB. Adapun, kapasitas Indonesia masih sebanyak 1.838 tes per 1 juta penduduk pada 19 Mei 2020.

Sebagai perbandingan, negara tetangga Malaysia mencatatkan angka 14.304 tes per 1 juta penduduk, Thailand 4.099, Vietnam 2.828, dan Filipina 2.238. Selain itu, kapasitas tes di India sebanyak 1.744 dan Brazil 3.462.

Subandi menambahkan Bappenas sedang menyiapkan instrumen yang menggunakan data berbasis sistem Bersama Lawan Covid. Satu data dari Gugus Tugas Nasional Percepatan Penanganan Covid-19 inilah yang digunakan dan diklaim dapat membuat analisis mereka akan kredibel.

"Jadi Bappenas pun menggunakan data ini sebagai basis menganalisis melalui dashboard-nya Bappenas. Untuk memantau apakah suatu wilayah itu sudah bagus perkembangan covid-nya atau belum. Jadi analisis ini yang digunakan bersama untuk melawan Covid-19," kata dia.

Menurut Subandi Bappenas sudah meminta seluruh kepala Bappeda tingkat kabupaten/kota dan provinsi menyiapkan data real time harian untuk disampaikan kepada sistem Bersama Lawan Covid. Pelaksanaan Menuju Normal Baru berlangsung setidaknya sampai vaksin atau obat untuk covid-19 sudah tersedia.

Terdapat enam poin dari Menuju Normal Baru ini. Pertama, beraktivitas dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat sebagai pola hidup. Kedua, risiko penularan wabah telah diminimalkan di tempat-tempat rentan.

Kemudian yang ketiga, pengurangan PSBB bersifat dinamis dan sangat ditentukan oleh perkembangan kriteria yang dipantau dan dievaluasi melalui dashboard nasional Menuju Normal Baru di covid.bappenas.go.id. Keempat, sekolah, tempat kerja, perbelanjaan, dan fasilitas umum lainnya juga harus menerapkan protokol tersebut secara konsisten.

Selanjutnya adalah sistem kesehatan dapat mendeteksi, menguji, mengisolasi, dan menangani setiap kasus dan melacak setiap kontak. Terakhir, keenam, masyarakat sepenuhnya dididik, dilibatkan, dan diberdayakan untuk hidup menuju normal.kbc11

Bagikan artikel ini: