Pelanggan Tri Indonesia banyak pakai WhatsApp, Zoom dan Google Duo saat Lebaran

Jum'at, 29 Mei 2020 | 16:51 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di hari pertama Idul Fitri 2020, lalu lintas data 3 Indonesia meningkat hingga 57 persen jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Peningkatan ini didominasi oleh penggunaan layanan aplikasi pesan dan telekonferensi seperti Whatsapp, Zoom, dan Google Duo.

Sebagai contoh, penggunaan Zoom meningkat hingga 87 persen pada hari pertama Idul Fitri jika dibandingkan dengan satu hari sebelumnya. Selain itu, lalu lintas data untuk penggunaan sosial media Instagram dan TikTok juga melonjak pada hari pertama Idul Fitri.

Jika dibandingkan dengan hari normal sebelum pembatasan sosial diberlakukan, kenaikan trafik data pada hari Idul Fitri terjadi sebesar 19 persen, dan jika dibandingkan dengan hari normal sejak diberlakukannya pembatasan sosial, kenaikan trafik pada hari Idul Fitri terjadi sebesar 8 persen.

Untuk layanan SMS dan Voice mengalami penurunan sekitar 20 persen (SMS) dan 40 persen (voice) jika dibandingkan Idul Fitri tahun lalu. Hal ini dikarenakan pelanggan sudah banyak beralih menggunakan layanan aplikasi video/telekonferensi.

"Berbeda dari tahun sebelumnya, adanya pandemi ini menjadikan silaturahmi lebih terbatas, banyak yang harus merayakan Idul Fitri tahun ini tanpa dapat bertemu dengan keluarga dan sanak saudara tercinta. Komunikasi pun terjalin secara virtual dengan mengandalkan aplikasi pesan serta layanan panggilan video/telekonferensi," kata M. Buldansyah, Wakil Presiden Direktur 3 Indonesia dalam keterangan persnya, Kamis (28/5/2020).

"Optimisasi dan peningkatan kualitas jaringan 4.5G Pro yang telah kami lakukan juga telah berhasil mengantisipasi kenaikan lalu lintas data dengan baik dan menjaga koneksi pelanggan 3 selama Hari Raya Idul Fitri," tambahnya.

Sebelumnya, 3 Indonesia juga telah melakukan upaya peningkatan jaringan di 216 point of interest (POI) yang terfokus pada daerah padat penduduk dan jalur transportasi logistik di seluruh Indonesia. Secara lebih detail, terdapat 45 POI di Sumatera, 95 POI di Jabodetabek dan Jawa Barat, 41 POI di daerah Jawa lainnya, Bali, dan Nusa Tenggara, beserta 35 POI di Kalimantan dan Sulawesi.

Selain itu, untuk semakin memastikan penyediaan jaringan yang andal, 3 juga telah membangun 2.500 BTS baru, serta menambah kapasitas jaringan di 4.000 BTS di area pemukiman penduduk. 18 unit armada Cell on wheels (COW) juga dikerahkan di sejumlah titik strategis. Optimisasi juga dilakukan di area rumah sakit rujukan Covid-19. kbc10

Bagikan artikel ini: