Sip! BRI Syariah siap sambut era normal baru

Kamis, 28 Mei 2020 | 12:23 WIB ET

JAKARTA - Industri perbankan nasional menyambut positif era normal baru (new normal) yang akan diterapkan pemerintah. Salah satunya, BRI Syariah yang memastikan akan patuh menjalankan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19 di Indonesia pada era normal baru.

“BRIsyariah terus menjalankan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. BRIsyariah sebagai lembaga jasa keuangan syariah sudah mempersiapkan skenario penerapan normal baru di area operasionalnya,” kata Direktur Operasional BRIsyariah Fahmi Subandi melalui keterangan tertulis yang diterima pada Kamis (28/5/2020).

Ia mengatakan, berdasarkan skenario tersebut, BRIsyariah memberlakuan protokol pencegahan penularan Covid-19 di seluruh kantor BRIsyariah, menyesuaikan jam operasional dan layanan, serta memanfaatkan teknologi untuk menunjang kinerja.

“Sesuai Surat Edaran Menteri Kesehatan tentang pencegahan penularan corona virus disease (Covid-19) di tempat kerja sektor jasa dan perdagangan (area publik) BRIsyariah mewajibkan pekerja dan pengunjung menggunakan masker, melakukan pembatasan jarak fisik minimal 1 meter, melakukan upaya untuk meminimalkan kontak dengan nasabah, mencegah kerumunan nasabah, memonitor kesehatan karyawan dan memastikan pekerja yang bertugas di kantor dalam kondisi sehat,” jelas Fahmi.

Selain itu, lanjut Fahmi, BRIsyariah juga telah menyiapkan fasilitas untuk membersihkan tangan di tempat-tempat yang mudah dijangkau. “Kami memastikan semua protokol pencegahan dijalankan dengan patuh,” ujarnya.

BRIsyariah telah menyesuaikan jam layanan kepada nasabah di kantor bank. Jam layanan dibuka untuk nasabah pada 08.30 hingga 15.00 dan akan menyesuaikan dengan aturan pemerintah daerah setempat. Namun layanan mobile banking dan call center BRIsyariah siap melayani nasabah selama 24 jam sehari.

“Bicara mengenai layanan digital, selama masa imbauan berkegiatan di rumah, kami melihat masyarakat semakin adaptif dalam memanfaatkan teknologi. Banyak pekerjaan yang bisa disinergikan melalui video conference dan dilakukan di luar kantor. Untuk memfasilitasi kebutuhan transaksi nasabah saat di rumah, BRIS Online siap digunakan kapanpun di mana pun. Selama berlaku imbauan berkegiatan di rumah kami melihat pertumbuhan penggunaan mobile banking mencapai 36 persen dibandingkan kondisi biasa,” kata Fahmi.

Sementara itu, untuk internal business process, BRIsyariah juga sudah mengembangkan sistem yang memungkinkan tenaga pemasar pembiayaan memproses pengajuan pembiayaan nasabah di luar kantor. “Aplikasi i-Kurma yang telah diluncurkan pada tahun 2019 dapat memangkas waktu proses pengajuan pembiayaan secara signifikan,” pungkas Fahmi.

Bagikan artikel ini: