Ada laporan akurasinya rendah, Kimia Farma hentikan distribusi rapid test

Rabu, 13 Mei 2020 | 17:11 WIB ET

JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) menghentikan sementara distribusi produk rapid test Covid-19 merek Biozek yang diproduksi oleh manufaktur Inzek International Trading BV Belanda.

Hal ini dilakukan setelah ada temuan investigasi dari Organized Crime and Corruption Reporting Project (OCCRP) yang menyebut bahwa Biozek memiliki tingkat akurasi rendah.

Sekretaris Perusahaan Kimia Farma Ganti Winarno mengatakan, semula perseroan telah melakukan impor dan distribusi rapid test Biozek sejak pertengahan April 2020. Perseroan mendistribusikan produk tersebut ke fasilitas layanan kesehatan, jejaring laboratorium pemeriksaan dan Dinas Kesehatan kota/kabupaten di Indonesia.

“Perseroan meminta klarifikasi kepada Inzek International Trading BV Belanda atas pemberitaan tersebut,” jelas dia dalam keterangan resmi, Rabu (13/5/2020).

Kimia Farma, kata Ganti, senantiasa berkomitmen memberikan pelayanan dan solusi kesehatan yang terbaik bagi masyarakat serta menjalankan prosedur sesuai dengan ketentuan, regulasi dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik. kbc1

Bagikan artikel ini: