HM Sampoerna jamin tak ada PHK selama pandemi Covid-19

Rabu, 29 April 2020 | 07:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Di tengah tekanan di sektor perekonomian akibat pandemi Covid-19, PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) menegaskan komitmen dan prioritas perusahaan terhadap karyawan yang mencakup kesehatan dan keselamatan, jaminan serta stabilitas pekerjaan dan stabilitas keuangan.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk Mindaugas Trumpaitis mengatakan, Sampoerna berkomitmen untuk tidak melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) selama masa pandemi Covid-19 terkecuali jika ada pelanggaran tertentu oleh karyawan.

Perusahaan juga akan memastikan karyawan tetap menerima kompensasi dan manfaat lainnya seperti biasa meskipun pekerjaan tidak dapat dilakukan secara maksimal seperti pada saat situasi normal. Hal ini ditempuh guna menjaga stabilitas ekonomi karyawan sehingga kebutuhan mereka dapat tetap terpenuhi selama masa pandemi.

Mindaugas bilang, Sampoerna secara khusus telah menyiapkan bonus khusus bagi karyawan yang memegang fungsi kritikal dan masih tetap harus hadir secara fisik di tempat kerja, seperti di fasilitas produksi, gudang, maupun lapangan untuk memastikan ketersediaan produk bagi konsumen dewasa.

“Bagi kami, tidak ada yang lebih penting dari kesehatan, keselamatan, serta jaminan stabilitas ekonomi para pekerja dalam menghadapi masa sulit ini,” kata Mindaugas dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2020).

Selain itu, dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya juga fokus pada berbagai upaya untuk meningkatkan protokol kesehatan yang ketat dan menyesuaikan cara melakukan kegiatan usaha sesuai anjuran Pemerintah dengan menerapkan protokol kesehatan dan sanitasi yang ketat.

Bagi karyawan produksi, perusahaan membatasi akses ke fasilitas produksi, melakukan pengecekan suhu temperatur tubuh ketika memasuki area kantor/produksi, meningkatkan protokol tindakan kebersihan dan sanitasi, menyediakan masker dan hand sanitizer.

Kemudian, memberikan informasi yang menekankan pentingnya menjaga kebersihan diri, menerapkan physical distancing di seluruh area dan fasilitas produksi seperti kantin, tempat beribadah, serta area berkumpul lainnya. Hal ini juga diterapkan di alat transportasi karyawan yang disediakan oleh perusahaan

Sedangkan bagi karyawan nonproduksi, perusahaan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah sejak 16 Maret 2020, mengurangi perjalanan bisnis, membatalkan pertemuan atau interaksi fisik dan melakukan diskusi secara daring, mengingatkan untuk selalu menjaga kebersihan pribadi serta menjaga jarak sosial atau fisik.

Sebagai langkah pencegahan terhadap karyawan yang kemungkinan rentan terhadap dampak Covid-19, Sampoerna juga mengharuskan pekerja yang sedang hamil atau yang berusia di atas 50 tahun untuk bekerja dari rumah.

Seluruh upaya tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi pemangku kepentingan, termasuk karyawan. kbc10

Bagikan artikel ini: