Kadin Jatim: Najikh adalah pengusaha yang ulet dan inovatif

Jum'at, 17 April 2020 | 23:47 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Meninggalnya Mohammad Najikh pada hari ini, Jumat, 17 April 2020 pukul 10.00. WIB menyisakan kesedihan di kalangan pengusaha Jawa Timur. Mereka merasa kehilangan teman yang selalu memberikan support dan contoh bagi pengusaha lainnya. 

Selain pengusaha, Najikh juga anggota Komite Ekonomi Nasional. Bersama 17 anggota Komite Ekonomi Nasional lainnya. Beliau juga pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Jatim pada periode 2009-2014.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur Adik Dwi Putranto mengatakan bahwa almarhum adalah sosok yang patut dijadikan contoh. Beliau merupakan pengusaha di bidang perikanan yang ulet, pantang menyerah dan inovatif.

Menurut Adik, CEO PT Kelola Mina Laut itu dulu ditunjuk sebagai wakil ketua yang menangani bidang perikanan, atau yang berkaitan dengan usaha-usaha mina laut karena keahliannya cukup mumpuni di bidang tersebut.

“Kami mengenalnya sebagai pengusaha yang ulet, konsisten dan inovatif ,” ujar Adik di Surabaya, Jumat (17/4/2020).

Hal ini bisa dilihat dari kiprahnya mendirikan dan membesarkan usahanya, PT Kelola Mina Laut (KML) sejak tahun 1994 hingga menjadi besar. Saat ini, kelompok perusahaan KML telah melayani permintaan pembeli di empat benua, meliputi Jepang, Taiwan, China, Korea Selatan, Amerika Serikat, Australia, Eropa dan Timur Tengah.

Perusahaan tersebut kini sudah memiliki 175 staf manajemen, 500 tenaga terampil, dan 7 ribu tenaga kerja. Bahan baku produksinya disokong oleh 600 UKM (pengepul) dan 125.000 nelayan. "Beliau sangat inovatif, mungkin sekarang usahanya sudah banyak.” ujarnya.

Pria kelahiran Gresik pada tahun 1962 ini memang sangat ulet. Beliau juga terkenal sangat ramah dan sayang kepada orang tua. Najikh sendiri dilahirkan di lingkungan orang tua yang juga seorang pedagang ikan. Munarjo, ayah Najikh, adalah seorang pedagang ikan tergolong berhasil untuk ukuran kampung pada masa jayanya.

Tidak mengherankan jika akhirnya usaha yang didirikannya menjadi sangat besar yang mampu menghasilkan beragam produk laut dan olahan seperti ikan beku (frozen fish) dan berbagai macam produk semacam ubur-ubur, cumi-cumi, kerang dan sejenisnya. Selain itu, perusahaan ini juga melayani permintaan produk-produk udang beku.

PT. KML Group membawahi 32 pabrik pengolahan yang tersebar di pulau Jawa, Madura dan beberapa pulau lainnya di Indonesia. kbc6

Bagikan artikel ini: