Duh! Ada lebih dari 1.125 informasi hoaks terkait Covid-19

Jum'at, 17 April 2020 | 12:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Bukan hanya sektor perekonomian yang lesu maupun penanganan oleh pemerintah dari sisi risiko kesehatan, pandemi virus corona atau Covid-19 juga memunculkan banyaknya informasi hoaks di masyarakat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Percepatan Penanggulangan Covid-19, Achmad Yurianto menyebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika sudah mendeteksi lebih dari 1.125 informasi hoaks soal kasus corona yang tersebar di internet.

"Tidak perlu kita tambah lagi dengan beban psikologis dari berita berita atau informasi yang tidak benar yang justru nanti akan menyebabkan kita menjadi semakin susah. Oleh karena itu, Kementerian informasi sudah mendeteksi lebih dari 1.125 berita hoax atau informasi yang tidak benar di berbagai media di internet," jelas Yuri, sapaan akrabnya saat konferensi pers BNPB via live streaming, Kamis (16/4/2020).

Temuan tersebut dipastikan akan ditangani oleh aparat kepolisian. Ia menegaskan agar masyarakat mengakses informasi mengenai Covid-19 dari situs-situs resmi dan hotline resmi pemerintah serta platform-platform online yang menyediakan telemedicine dan bekerjasama dengan pemerintah. Serta melalui siaran televisi maupun radio nasional dan disebar luaskan oleh radio dan televisi swasta.

Sementara itu hingga Kamis (16/4/2020), tercatat ada tambahan jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 yaitu sebanyak 102 orang, yang menbuat total pasien sembuh menjadi 548 orang.

Pasien sembuh berasal dari DKI sebanyak 202 pasien, Jawa Timur 86 pasien, Sulawesi Selatan 42 pasien, Bali 32 pasien, Jawa Barat 28 dan beberapa di provinsi lainnya.

Untuk pasien meninggal bertambah 27 orang, sehingga totalnya 496 orang. Jumlah akumulatif pasien yang positif Covid-19 hingga Kamis (16/4) sebanyak 5.516 orang, atau bertambah 380 orang. kbc10

Bagikan artikel ini: