PLN gandeng Microsoft kembangkan smart metering

Kamis, 9 April 2020 | 17:39 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mendorong kerjasama antara Pertamina, PLN dengan Microsoft.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, pihaknya berharap kerjasama ini menciptakan nilai lebih, mendukung transparansi data dengan menggunakan teknologi strategis dan efisiensi pada BUMN.

Erick bilang, Microsoft akan membantu PLN mengembangkan Smart Metering, Smart Grid Management, Smart Supply Chain, Big data Analytic dan Executive Dashboard sehingga PLN bisa lebih efektif dan efisien (mengurangi biaya).

Di samping itu, saat ini ada 800 perusahaan negara, termasuk anak perusahaan. Erick menilai, apabila tetap menggunakan cara tradisional dalam mengelolanya, maka BUMN dapat terdisrupsi.

"Kemitraan dengan Microsoft untuk membantu BUMN dalam mengembangkan dan mengoptimalkan teknologi terkini seperti Artificial Intelligence (AI), Internet of Things (IoT) dan High Performance Computing (HPC)," dalam keterangannya, Kamis (9/4/2020).

Selain itu, Erick berharap dengan adanya kolaborasi ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas operasional BUMN, menghasilkan pendapatan yang lebih besar, efisiensi biaya tinggi, meningkatkan integritas data dari hulu ke hilir, serta membawa konsolidasi data yang lebih baik.

"Hal ini akan membuat Pertamina dan PLN menjadi perusahaan yang lebih kompetitif dan lebih kuat juga," kata Erick. kbc10

Bagikan artikel ini: