Ponpes Roudlotul Huda sulap ruang praktik tata busana jadi tempat produksi masker kain

Kamis, 9 April 2020 | 12:14 WIB ET

MAGETAN, kabarbisnis.com: Pondok Pesantren Roudlotul Huda yang berada di lingkungan desa Kedungpanji, Lembeyan, Magetan, Pimpinan KH Suryani Maulana Chusain menyiapkan 10 unit mesin jahit dan 20 tenaga produksi yang berasal dari santri untuk menghasilkan masker kain.

"Kebetulan Yayasan Ponpes Roudlotul Huda memiliki SMK jurusan Tata Busana,  dan juga Badan Usaha Konveksi Roda Khumaira yang memproduksi  seragam sekolah dan pesanan. Jadi fasilitas tersebut kami maksimalkan," 

ujar Muh Abu Tholhah,  Koordinator Pembuatan Masker, Ponpes Roudlotul Huda.

"Ini bukan hal yang besar,  tapi paling tidak, inilah ikhtiyar yang bisa kami lakukan sebagai  bentuk kepedulian atas semakin meluasnya wabah Covid-19. Langkah kami ini juga tidak lepas dari dukungan dan Ridlo dari Pengasuh dan Pimpinan Pondok," tambah  Abu Tholhah,  yang juga Ketua Konveksi Roda Khumaira. 

Abu Tholhah menjelaskan, pemakaian masker saat keluar rumah sangat penting, karena dapat menjadi sarana untuk menangkal berbagai partikel kecil masuk ke pernafasan. Salah satunya doplet atau ludah yang menyembur saat bicara atau bersin. "Tapi di tengah wabah ini masih banyak masyarakat yang belum memahami itu," jelas Abu.

Langkah ini juga sesuai dengan kebijakan WHO dan pemerintah yang merekomendasikan pemakaian masker bagi orang yang sehat untuk menangkal persebaran virus Covid19. 

"Kami berharap apa yang kami lakukan dapat diikuti oleh pihak lain. Karena wabah ini dapat kita lawan jika kita bisa saling membantu satu sama lain,  saling bekerja sama" tambah santri asal  Ponorogo ini. 

Jika semua masyarakat sekitar Kedung Panji sudah terpenuhi kebutuhan maskernya, tidak menutup kemungkinan masker juga akan dibagikan ke desa lain di sekitar Lembeyan. 

"Selama tenaga kami masih kuat, dan bahan kami cukup, insyaallah kami akan terus produksi. Mohon doa dan dukungannya. Mungkin jika ada bantuan  kain atau mau jadi relawan menjahit, menyetrika, melipat, dapat datang ke pondok kami. Mari kita semua bergerak, bergotong royong semampu kita masing-masing untuk melawan Covid-19. Insyaallah pasti bisa," pungkasnya. 

Bagikan artikel ini: