Ada social distancing, OJK imbau pengajuan 'libur' cicilan kredit via online

Selasa, 7 April 2020 | 08:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau nasabah yang akan melakukan pengajuan penangguhan atau 'libur' pembayaran cicilan kredit bisa dilakukan secara daring atau online.

Hal ini guna mendukung imbauan pemerintah untuk melakukan social distancing guna memutus rantai penyebaran virus corona atau Covid-19, 

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, pihaknya akan terus mengkomunikasikan kepada perbankan hingga kantor cabang di daerah agar proses retrukturisasi dilakukan dengan lancar tanpa nasabah harus datang ke kantor cabang.

"Prosesnya bisa online, tidak perlu ke lapangan, di lapangan akan kami komunikasikan terus. Perbankan menyatakan komit, tinggal dikomunikasikan ke daerah," katanya dalam rapat virtual dengan komisi XI DPR, Senin (6/4/2020).

Sejalan dengan pernyataan Wimboh, Gubernur BI Perry Warjiyo menegaskan jika sistem pembayaran baik tunai maupun non-tunai masih berjalan lancar, bahkan cukup tinggi selama pandemi Covid-19.

"Pertumbuhan Uang Elektronik (UE) cukup tinggi, menunjukkan preferensi masyarakat ke ekonomi dan keuangan digital. Pememuhan kebutuhan uang tunai masyarakat juga berjalan lancar," kata Perry.

Sebelumnya, OJK merilis kebijakan kontrasiklus OJK melalui Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease (Covid-19).

Dalam kebijakan tersebut, OJK akan memberikan keringanan penundaan cicilan pembayaran kredit bagi nasabah terdampak Covid-19 dengan plafon kredit kurang maupun lebih dari Rp 10 miliar maksimal setahun. kbc10

Bagikan artikel ini: