Penumpang susut 40%, Garuda Indonesia pastikan tetap beroperasi

Senin, 6 April 2020 | 14:18 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Maskapai nasional PT Garuda Indonesia (Persero) memastikan tidak akan menghentikan kegiatan operasionalnya meski jumlah penumpang menurun signifikan sejak adanya pandemi virus corona atau Covid-19.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan, pihaknya hanya akan melakukan penyesuaian rute dan jadwal penerbangan atau memangkas rute penerbangan domestik dan internasional.

"Ini karena melihat kondisi bisnis dan masyarakat yang dalam kondisi ini, sangat tak menentu untuk berpergian," ujar Irfan, Senin (6/4/2020).

Dikatakannya, sebanyak 40 persen penumpang Garuda Indonesia mengalami penuruan karena kondisi wabah Covid-19.

"Tetapi kami pastikan akan tetap terbang, meskipun itu satu minggu sekali di tengah kondisi sulit seperti ini," ujar Irfan.

Diketahui sebelumnya, beberapa maskapai seperti AirAsia sudah melakukan pemberhentian operasional akibat wabah Covid-19.

AirAsia Indonesia menghentikan penerbangan domestik hingga 21 April mendatang. Sedangkan penerbangan rute internasional dihentikan hingga 17 Mei 2020.

Menanggapi hal tersebut, Irfan menyebutkan hingga saat ini pihaknya memastikan tidak akan menyetop operasional maskapainya kecuali ada larangan dari pemenrintah dalam negeri, regional, dan negara internasional yang dituju.

"Bila tidak beroperasi, justru akan menjadi persoalan apabila masyaraakt yang memiliki kepentingan darurat tidak bisa dilayani," ujar Irfan. kbc10

Bagikan artikel ini: