Harga emas berpeluang kembali cetak rekor tertinggi

Jum'at, 3 April 2020 | 23:04 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Harga emas yang diperdagangkan PT Aneka Tambang (Tbk) Antam menyentuh level tertingginya pada Jumat (3/4/2020). Harga per gram pada Jumat pagi melonjak Rp 26 ribu menjadi Rp 944 ribu.

Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, kenaikan harga emas dipengaruhi oleh sentimen pasar terhadap pengumuman jumlah pengangguran di Amerika Serikat yang melonjak dua kali lipat dari ekspektasi. "AS semalam mengumumkan pengangguran 6,6 juta jiwa, lebih tinggi daei ekspektasi 3,5 juta," ujar Ibrahim, Jumat (3/4/2020).

Sentimen ini kemudian, didorong pula oleh pengumuman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menyatakan pasien terjangkit virus corona (Covid-19) di seluruh dunia sudah mencapai lebih dari Rp 900 ribu. Dalam situasi dolar AS yang makin melemah ini, pelaku pasar bukan lagi menghadapi kepanikan.

Namun begitu, Ibrahim bilang, pelaku pasar cenderung ingin mengamankan asetnya dalam bentuk safe haven atau investasi emas. Aksi itu juga ditunjang oleh pengumuman Pemerintah Amerika Serikat yang bakal menggelontorkan stimulus tak terbatas.

Meski demikian, Ibrahim mengatakan kenaikan emas yang terjadi hari ini terbatas lantaran pada waktu yang sama, harga minyak dunia menguat. Harga minyak dunia naik lantaran dipengaruhi oleh kesepakatan Amerika Serikat, Rusia, dan Arab Saudi yang meredam perang diskon.

"Sehingga banyak bursa-bursa di Amerika dan Eropa yang mengalami keuntungan cukup tinggi karena banyak saham emiten yang bergerak di bidang minyak," ucapnya.

Dengan kenaikan harga minyak dunia ini, bursa saham sedikit terangkat. Ibrahim memungkinkan, jika harga minyak dunia ikut melemah, harga emas bisa melompat lebih tinggi. kbc10

Bagikan artikel ini: