Erick Thohir rampingkan perusahaan pelat merah jadi 14 klaster

Jum'at, 3 April 2020 | 17:35 WIB ET
Menteri BUMN Erick Thohir
Menteri BUMN Erick Thohir

JAKARTA, kabarbisnis.com: Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan perampingan terhadap perusahaan pelat merah dari 27 klaster menjadi 14 klaster. 

"Dari 27 kluster kita akan coba sesuai supply chain dan bisnis. Kita coba sampai 14 kluster efisiensi. Masing-masing wakil menteri megang 7 sampai 8 klaster," kata Menteri BUMN Erick Thohir di Jakarta, Jumat (3/4/2020).

Dia mengatakan, proses perampingan dilakukan dengan menyisir satu per satu perusahaan BUMN yang tidak memiliki kinerja dan dampak besar bagi negara. Tidak hanya perampingan klaster nantinya juga akan dilakukan efisiensi anak usaha perusahaan.

"Tentu kalau masing-masing perusahaan tergantung hasil diskusi review direksi dengan konsultan pendampingnya. Mana yang bisa diefisiensikan. Penting sekarang dengan Covid-19 ketahanan cash flow masing-masing perusahaan menjadi raja. Ini kenapa harus efisien," jelasnya.

Dia menambahkan, proses perampingan klaster perusahaan tersebut pertama kali dilakukan sepanjang Kementerian BUMN berdiri. Oleh karena itu, rencana bisnis ini akan terlebih dahulu dikoordinasikan dengan Kementerian Keuangan.

"Kita tidak mau hanya bicara size tapi tidak sehat. Kita harus laporkan kepada Kemenkeu dulu. Ini pertama kali sepanjang kementerian ini berdiri. Saya harapkan para perusahaan BUMN banyak yang sudah Tbk harus punya arah dan kepastian yang jelas karena persaingan ini akan terus," tandasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: