Bujuk masyarakat untuk tak mudik, ini strategi pemerintah

Kamis, 2 April 2020 | 18:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak mudik ke kampung halaman saat Lebaran 2020 nanti. Hal ini guna mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) di Indonesia.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pemerintah tengah mempersiapkan sejumlah skema untuk mencegah masyarakat agar tidak mudik. Di antaranya dengan menggratiskan tempat-tempat wisata di seluruh daerah.

Tentunya kebijakan penggratisan tersebut sejalan dengan pengganti hari libur yang akan disiapkan oleh pemerintah. Nantinya, tempat wisata yang gratis itu akan diberikan pada hari pengganti libur yang ditetapkan pemerintah.

"Memberikan fasilitas arus mudik bagi masyarakat pada hari pengganti tersebut. Kemudian juga bisa dikemudian hari mengratiskan tempat-tempat wisata yang dimiliki daerah," ujarnya dalam teleconfrence, Kamis (2/4/2020).

Menurut Jokowi, fasilitas pengganti hari libur maupun gratisnya tempat wisata akan memberikan ketenangan pada masyarakat. Sebab, masyarakat masih bisa mudik ke kampung halaman pada hari pengganti yang ditetapkan oleh pemerintah.

"Saya kira kalau skenario dilakukan kita akan bisa memberikan ketenangan pada masyarakat," ucapnya.

Mengenai penggantian hari libur ini masih belum bisa diputuskan kapan dan berapa lama. Namun Jokowi memberikan saran agar hari libur bisa dighantikan pada akhir tahun berdekatan dengan libur akhir tahun.

"Saya melihat ini mungkin untuk mudik dalam rangka menenangkan masyarakat mungkin alternatif nanti hari libur nasional di lain hari untuk hari raya ini mungkin bisa juga dibicarakan," ucapnya. kbc10

Bagikan artikel ini: