Lippo Karawaci buyback saham Rp75 miliar

Kamis, 2 April 2020 | 17:57 WIB ET

JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR), mengumumkan peluncuran program pembelian kembali atau buyback saham senilai hingga Rp 75 miliar.

Berdasarkan harga saham saat ini, LPKR berencana untuk membeli kembali hampir 572 juta saham, melalui transaksi yang kemungkinan akan dieksekusi dalam beberapa minggu mendatang.

Perseroan juga akan membeli kembali sahamnya dengan diskon yang menarik terhadap NAV (Net Asset Value), ketika beberapa proyek akan diserah-terimakan pada tahun 2020 termasuk Fairview dan Menara Hillcrest di Karawaci dan Holland Village Jakarta.

LPKR akan menggunakan cadangan kas yang kuat setelah beberapa aksi korporasi yang berhasil dilakukan baru-baru ini, termasuk diantaranya adalah penerbitan obligasi lima tahun pada saat yang tepat, perubahan strategi lindung nilai (hedging) pada saat yang tepat serta penjualan sahamnya di First REIT.

Selain itu, LPKR mendukung relaksasi kebijakan pembelian kembali saham oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan) baru-baru ini sehingga memungkinkan perseroan untuk membeli kembali sahamnya.

"LPKR yakin pembelian kembali tidak akan memberikan dampak yang material pada aktivitas bisnis perseroan karena perseroan telah memiliki modal kerja dan arus kas yang cukup untuk mendukung operasional, serta untuk melaksanakan transaksi tersebut,” kata CEO LPKR, John Riady, melalui siaran pers, Kamis (2/4/2020).

John Riady menambahkan, pembelian kembali ini dilaksanakan pada saat yang tepat karena perseroan menemukan harga saham yang menarik serta penggunaan kelebihan uang kas secara bijaksana.

"Kami tetap optimis dengan fundamental perseroan, terutama mengingat bahwa sebagian besar dari pendapatan kami bersifat recurring yang didukung oleh Siloam Hospitals,” tandas John Riady.

Bagikan artikel ini: