Februari, kunjungan turis China ke Indonesia anjlok 93,5 persen

Kamis, 2 April 2020 | 11:23 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dari China ke Indonesia menurun drastis sepanjang Februari 2020.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, jumlah kunjungan wisman dari negara tirai bambu pada Februari 2020 sebanyak 11.800 atau menurun 93,50% mom dari kunjungan pada bulan Januari 2020 yang sebesar 181.300.

Demikian juga jika dibandingkan dengan bulan Februari tahun lalu. Jumlah kunjungan wisman dari China tercatat turun 94,11% yoy dari kunjungan sebelumnya yang sebanyak 170.500.

Suhariyanto juga mengatakan bahwa dengan kondisi seperti ini, China terdepak dari jajaran negara dengan kunjungan wisman terbanyak ke Indonesia.

Padahal pada bulan Januari, China masih menduduki posisi kedua penyumbang kunjungan wisman terbanyak setelah Malaysia.

"Wisman yang masih datang ke Indonesia paling banyak ada Malaysia, Australia, Singapura, TImor Leste, India. China sudah tidak kelihatan, karena penurunannya luar biasa besar," tegas Suhariyanto, Rabu (1/4/2020).

Lebih lanjut, Suhariyanto juga menyebut negara-negara lain yang mengalami penurunan kunjungan ke Indonesia.

Bila dilihat secara bulanan, setelah China, kunjungan wisman dari Hongkong juga mengalami penurunan sebesar 93,16% mom, yaitu dari 1.100 menjadi 5.000.

Demikian juga dengan Kuwait yang tercatat turun 59,75% mom dari 6.000 menjadi 2.000 kunjungan pada Februari 2020.

Sementara bila dilihat secara tahunan, setelah China, kunjungan wisman dari Hongkong juga tercatat turun tajam sebesar 93,16% yoy dari 7.900 kunjungan, serta kunjungan wisman dari Papua Nugini turun 28,82% yoy dari 5.700 kunjungan ke 1.200 kunjungan pada Februari 2020. kbc10

Bagikan artikel ini: