Pemerintah beri subsidi DP rumah untuk MBR Rp4 juta

Rabu, 1 April 2020 | 12:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bakal memberikan Rp 4 juta sebagai Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM) untuk rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Hal ini menjadi salah satu stimulus fiskal karena adanya wabah virus corona (Covid-19).

"Khusus untuk pembelian rumah tapak, MBR akan mendapatkan manfaat tambahan yaitu pemberian sebagian uang muka KPR melalui SBUM sebesar Rp4 juta dan untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp10 juta," kata Direktur Jenderal Pembiayaan Infrastruktur Pekerjaan Umum dan Perumahan Kementerian PUPR, Eko D. Heripoerwanto dalam keterangan yang disampaikan dalam launching online, Jakarta, Selasa (31/3/2020).

Eko menambahkan, pemerintah juga memberikan Subsidi Selisih Bunga (SSB). Pemerintah akan membayarkan subsidi sebesar selisih angsuran dengan suku bunga pasar dari perbankan dengan angsuran yang dibayar debitur atau nasabah.

Artinya angsuran KPR akan dikenakan suku bunga sebesar 5 persen per tahun selama 10 tahun. "Berdasarkan kinerja tahun-tahun sebelumnya, ke-2 skim tersebut merupakan bentuk subsidi yang banyak diterima masyarakat," kata Eko.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan bantuan pada program rumah subsidi untuk membantu masyarakat kecil selama virus corona. Pemerintah menyiapkan dua stimulus.

Pertama, pemerintah akan membayarkan selisih bunga. "Pemerintah memberikan subsidi selisih bunga selama 10 tahun. Jika bunga di atas 5 persen maka selisih bunganya akan dibayar pemerintah," kata Presiden Jokowi saat video conference dari Istana Merdeka Jakarta, Selasa (24/3/2020).

Kedua, pemerintah juga memberikan subsidi berupa bantuan uang muka bagi masyarakat yang ingin mengambil kredit rumah bersubsidi. "Anggaran total yang disiapkan Rp1,5 triliun," ujar dia. kbc10

Bagikan artikel ini: