Meskii ada pandemi Covid-19, proyek BUMN tetap jalan

Selasa, 31 Maret 2020 | 10:07 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Kepala BKPM Bahlil Lahadalia menandatangani nota kesepahaman terkait percepatan proyek-proyek perusahaan pelat merah. Nota kesepahaman ini diteken di tengah wabah virus corona (Covid-19) yang tengah menyerang Indonesia.

Bahlil menjelaskan, penandatangan nota kesepahaman ini sebagai wujud dukungan BKPM untuk mendorong proyek BUMN.

"Adapun maksud tujuan dari proses penandatangan MoU ini, yang pertama, ada sebuah kesadaran BKPM itu bahwa BUMN Badan Usaha Milik Negara harus wajib diberikan support instrumen negara termasuk BKPM," katanya dalam teleconference, Senin (30/3/2020).

Bahlil bilang, sejumlah perizinan dari kementerian dan lembaga telah diserahkan ke BKPM. Dia bilang, selama ini perizinan selalu menjadi kendala dalam pelaksanaan pembangunan proyek.

Dengan nota kesepahaman, dia berharap masalah perizinan dapat rampung. "Kedua bukan lagi rahasia umum bahwa temen-temen BUMN dalam menjalankan usahanya karena saya dan Pak Menteri BUMN juga pengusaha dulu, bukan persoalan eksekusi investasi kita yang menjadi utama, tapi perizinan menjadi faktor yang menunda persoalan aktivitas kita. Harapan kami dengan MoU ditandatangani sekat-sekat itu bisa membangun bersama-sama," paparnya.

Sementara, Erick menyadari penandatangan ini menjadi pertanyaan di tengah wabah virus corona. Namun, dia bilang, penandatangan ini menjadi sinyal, selain penanggulangan corona, pemerintah juga memastikan perekonomian tetap jalan.

"Semua memang fokus corona tapi penting sekali memberikan sinyal positif bahwa di tengah-tengah memang sangat amat fokus kepada corona, bagaimana menanggulanginya. Tetapi ada hal yang penting juga kita lakukan ekonomi kita harus jalan, kita harus bangun negeri kita," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: