M-Pulsa hadir untuk bantu UKM retail berbisnis lebih lancar

Kamis, 26 Maret 2020 | 20:47 WIB ET

SURABAYA - Semangat startup mulai tumbuh semilir di negeri Indonesia. Semangat itu dimiliki oleh semua orang yang berjiwa bisnis dan memiliki semangat membangun Startup demi mensolusikan micro problem masyarakat.

Seperti yang saat ini dirintis Startup asli pulau Garam Madura, Abdul Muidz SE MM, mengeluarkan fitur kasir gratis pada aplikasinya yang diberi nama M-Pulsa untuk memajukan UKM retail berbisnis lebih lancar.

Abdul Muidz SE MM, founder M-Pulsa mengatakan, M-Pulsa adalah fitur Kasir Gratis yang bisa digunakan untuk  cek inventory stok toko, mengatur harga jual bahkan mencatat hutang secara detail dan terperinci.

"M-Pulsa ini memudahkan retail dalam menjalankan bisnisnya. Sebelumnya 

M-Pulsa merupakan aplikasi PPOB dan retail yang biasa kerap digunakan Konter Pulsa dan toko-toko kelontong serta  UKM Retail. Cara mengoperasikannya juga mudah," ujar Aad, panggilan pria yang pernah aktif di perusahaan operator terbesar di Indonesia. 

Saat ini jumlah user M-Pulsa mencapai 300 ribu yang  tersebar di seluruh Indonesia. Dari study kasus dilakukan  Aad, M-Pulsa sebesar 80% usernya terdiri dari toko retail kecil yang tidak mempunyai system pencatatan fitur keuangan yg mumpuni. 

"Seringkali pemilik toko retail ini  kehilangan profitability yang harusnya bisa mereka tangkap jika mempunyai system keuangan yang benar, dengan fitur baru M-Pulsa peluang tersebut akan bisa didapatkan dan in syaa Allah pendapatan mereka.juga akan bertambah," imbuh Aad.

Tujuan dari start up M-Pulsa adalah membantu user menyelesaikan permasalahan micro mereka, baik itu kebutuhan rutin ataupun tidak rutin akan tetapi dalam jangka waktu yang panjang (unlimited resource). 

Aplikasi M-Pulsa bertujuan memudahkan retail UKM, outlet modern, channel, toko klontong bisa mengembangkan bisnisnya semakin meluasdan berkembang dengan menyasar perorangan dan banyak orang.

"Bertransaksi cukup dengan 1 account untuk semua produk yang dijual oleh M-Pulsa.

Kami juga akan melengkapi fiturnya dengan beberapa fasilitas  seperti payletter, branding, dan lainnya," papar Aad.  

Aad sendiri memulai karirnya 

dengan bekerja di XL Axiata selama 2 tahun dan pernah memegang wilayah madura dan Surabaya tahun 2018 - 2019. Keputusan keluar dari zona nyaman di perusahaan tersebut karena ingin mendalami dan  membesarkan bisnisnya yang sudah dirintis selama 2 tahun yakni sejak 2018 hingga  sekarang. 

Berkantor di kota Bangkalan Madura, dengan adanya outlet modern channel yang ditekuni, cukup banyak yang sudah bergabung sepanjang satu tahun ini. Targetnya 

M-Pulsa menjadi besar dan bisa menguasai 

pulau Madura (Bangkalan - Sumenep),  meluas hingga se Jawa Timur.(*)

Bagikan artikel ini: