Antisipasi Covid-19, masyarakat antusias gotong royong lakukan penyemprotan desinfektan

Kamis, 26 Maret 2020 | 10:10 WIB ET

SIDOARJO, kabarbisnis.com: Segala upaya terus dilakukan oleh warga dalam rangka mencegah penyebaran virus corona (Covid-19) dilingkungannya. Seperti yang telah dilakukan di Kampung Edukasi Sampah di Kelurahan Sekardangan, Sidoarjo.

Tak hanya sekedar melakukan sosialisasi dan memberikan himbauan kepada warga lewat spanduk dan banner saja, namun mereka juga melakukan langkah penyediaan tempat cuci tangan dan sabun pada setiap akses jalan masuk. Mereka juga melakukan kegiatan penyemprotan desinfektan pada fasilitas umum dan lingkungan rumah warga.

Ketua RT.23 Sekardangan Edi Priyanto di tengah-tengah kegiatan penyemprotan desinfektan, Rabu (25/3/2020) mengatakan bahwa tujuan dilakukan penyemprotan desinfektan ini sebagai langkah pencegahan meluasnya virus corona serta usaha meningkatkan kebersihan untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19) yang dimungkinkan ada di lingkungan RT.23 RW.07 Sekardangan ini.

Pihaknya mengaku bahan desinfektan diracik dan dibuat secara mandiri mengingat harga desinfektan di pasaran sudah cukup tinggi serta hingga saat ini belum ada program penyemprotan desinfectan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Namun demikian dalam pembuatannya dilakukan dengan tetap mengikuti panduan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan, baik meliputi jenis bahan utama, komposisi maupun volumenya sehingga .  

Edi juga mengajak kepada seluruh warga untuk melakukan upaya preventif dengan menjaga diri masing-masing, keluarga, teman dan lingkungannya agar terhindar dari penularan wabah virus C-19. Namun hal tersebut harus diperjuangkan dengan berikhtiar untuk berperilaku hidup bersih dan sehat.

“Perilaku hidup bersih dan sehat tersebut diantaranya : rajin cuci tangan dengan sabun atau sejenisnya, membersihkan diri dengan mandi setidaknya 2 kali sehari, selanjutnya makan dengan teratur dan bergizi, juga mengkonsumsi buah dan sayur serta jangan lupa minum air yang secukupnya”, kata Edi.

“Selain itu warga kami dorong untuk tetap aktif berolahraga, menghindari bersentuhan dengan orang lain, beristirahat yang cukup, jug menghindari menyentuh hidung, mata dan mulut, serta tidak keluar rumah kecuali dalam hal yang mendesak”, lanjutnya.

Panik, cemas dan stres akibat banyaknya informasi dan pemberitaan tentang semakin merebaknya penularan korona juga dapat menyebabkan daya tahan tubuh menurun sehingga rentan terhadap penyakit termasuk infeksi C-19. “Dalam situasi krisis akibat Covid-19 seperti saat ini, warga harus selalu berpikir positif, sabar dan tetap tenang agar mentalnya menjadi sehat, sehingga daya tahan tubuhnya juga tidak menjadi lemah. Dengan daya tahan tubuh yang terjaga baik, maka dengan sendirinya tubuh tidak mudah terkena penyakit”, pungkas Edi. kbc6

Bagikan artikel ini: