1,3 Miliar penduduk dilarang keluar rumah, India resmi lockdown nasional

Rabu, 25 Maret 2020 | 09:11 WIB ET
(AFP)
(AFP)

NEW DELHI - Perdana Menteri India Narendra Modi menerapkan karantina nasional atau lockdown total yang berlaku mulai Selasa (24/3/2020) tengah malam tadi. Kebijakan ini mewajibkan 1,3 miliar penduduk negara tersebut tidak boleh keluar rumah, kecuali para petugas yang berwenang.

Modi menegaskan bahwa social distancing sebenarnya bisa menghentikan penyebaran virus corona di negara terpadat kedua di dunia tersebut. Namun, sebagian warga India telah gagal memahami konsep tersebut dan bertindak tanpa tanggung jawab dalam beberapa hari terakhir dengan tetap berkerumun bebas.

"Karantina nasional akan menyelamatkan banyak nyawa rakyat India. Satu langkah saja Anda keluar rumah bisa membahayakan orang lain,” ujarnya.

“Bahkan negara-negara maju pun kesulitan dalam memerangi virus ini,” imbuh Modi.

Modi juga mengumumkan insentif senilai hampir US$ 2 miliar untuk upaya membasmi virus corona dan berjanji untuk meningkatkan kemampuan fasilitas-fasilitas kesehatan di seantero negeri.

Beberapa poin penting dalam pidato Modi antara lain:

Lockdown berlaku “absolut” selama 21 hari.

- Tidak boleh ada orang yang keluar rumah dalam periode tersebut.

- Karantina nasional ini berlaku sejak tengah malam tadi.

Menurut Modi, lockdown adalah satu-satunya cara memutus mata rantai penularan virus corona dan jika India gagal melakukannya dalam 21 hari ke depan, dampaknya akan terasa dalam 21 tahun ke depan.

Sejauh ini terdapat 482 kasus positif virus corona dengan sembilan korban jiwa di India. kbc9

Bagikan artikel ini: