Antisipasi Covid-19, SKK Migas berlakukan kebijakan WFH untuk seluruh pekerja

Senin, 23 Maret 2020 | 08:45 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: SKK Migas menyadari bahwa pencegahan penyebaran virus korona atau yang dikenal dengan Covid-19 membutuhkan keikutsertaan semua pihak, dan setiap warga Negara. 

Salah satu usaha yang dilakukan SKK Migas  adalah menerapkan kebijakan jaga jarak dengan memanfaatkan teknologi untuk koordinasi pekerjaan dengan kebijakan untuk bekerja dari rumah "work from home" atau WFH untuk semua pekerja tanpa terkecuali. 

SKK Migas juga menyatakan keprihatinan terhadap bencana non alam yang setiap hari memakan korban yang semakin banyak ini. Karenanya SKK Migas secara aktif turut melakukan upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 tersebut.

“Pemanfaatan teknologi merupakan salah satu cara, agar kita dapat bekerja dengan baik dan Industri ini tetap terjaga,” ungkap Plt. Kepala Divisi Program dan Komunikasi SKK Migas Susana Kurniasih, Minggu (22/3/2020). 

Upaya ini adalah bagian dari kepedulian SKK Migas terhadap usaha tiap warga Negara untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19. Langkah ini juga merupakan upaya mendukung kebijakan pemerintah yang sudah dengan sekuat tenaga menyembuhkan masyarakat yang terjangkit, termasuk untuk menjaga agar industri hulu migas tetap berjalan dengan baik. 

"Kami menjamin tetap optimalnya kerja institusi maupun orang-orang yang terlibat di dalamnya. Kebijakan work from home tetap mengoptimalkan agenda-agenda kerja yang bisa dilakukan. Rapat-rapat tetap diselenggarakan dengan memanfaatkan teknologi Informasi seperti video conference.

Komitmen kepada pihak ketiga tetap dilaksanakan sesuai jadwal dan dilakukan “on desk”, secara daring, tanpa seremonial.

Pelaksanaan komitmen ini juga termasuk komitmen pembayaran kepada pihak penyedia, sesuai kesepakatan dalam kontrak.

Dalam upaya ini juga segala perjalanan dinas SKK Migas baik dengan tujuan di dalam negeri maupun ke luar negeri dibatalkan. Seluruh pekerja dan keluarganya diminta tidak keluar rumah. Kebijakan ini efektif diberlakukan mulai Jumat (20/3/2020) hingga waktu yang akan diputuskan oleh pemerintah.kbc6

Bagikan artikel ini: