Harga minyak mentah bakal dibawa di Ratas Perekonomian

Senin, 9 Maret 2020 | 22:40 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)  Arifin Tasrif mengatakan pemerintah masih mencermati pergerakan harga minyak mentah dunia yang sudah berada di kisaran US$30 per barel.

Sementara untuk memutuskan ada ruang penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri, harus dibahas terlebih dalam dalam rapat koordinasi  terbatas (Ratas) di Menteri Perekonomian.

Arifin mengatakan, pemerintah akan melakukan pembahasan terkait dengan penurunan harga minyak dunia.Pihaknya akan berkoordinasi guna mengkaji skenario yang akan disiapkan untuk menghadapi penurunan harga minyak dunia.

“Akan ratas dulu. Intinya ini kan sementara, kita lihat dulu perkembangan seperti apa. Nanti kita antisipasi akan kita bahas. Masih kita kaji dan lihat pergerakan . Belum ada skenario apa –apa .Kita koordinasi dulu,” ujar Arifin kepada wartawan di Jakarta, Senin (9/4/2020).

Plt Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM Ego Syahrial memprediksi penurunan harga minyak ini tidak akan lama. Ia menjelaskan pergerakan harga minyak tidak bisa dilihat semata-mata saat penurunan."Ya kan pergerakannya naik turun. Kita lihat saja dulu, tapi semoga gak lama ya," ujar Arifin.

Mengenai harga minyak dunia dalam kondisi tersebut, Pertamina pun masih enggan mengomentari peluang penurunan harga BBM. Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyerahkan semua keputusan harga BBM kepada pemerintah. "Bukan di Pertamina harga itu, di pemerintah," ujar Nicke pada kesempatan sama.kbc11

Bagikan artikel ini: