Jaga pasokan, Erick Thohir berniat impor bahan baku masker dari Eropa

Rabu, 4 Maret 2020 | 21:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan ketersediaan stok masker di pasar, khususnya apotek Kimia Farma. Hal ini menyusul kekhawatiran masyarakat akan ketersediaan stok sebagai imbas penyebaran virus Corona ke Indonesia beberapa waktu lalu.

Menteri BUMN Erick Thohir juga memastikan harga masker juga tidak akan di-mark up, akan dipatok Rp 2 ribu per pcs. Namun, itu jika bahan baku masker masih disuplai dari China.

"Kalau bahan bakunya dari China, kita cari alternatif dari Eropa," kata Erick di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (04/03/2020).

Oleh karenanya, lanjut Erick Thohir, harga masker mungkin saja akan berubah karena bahan bakunya bukan dari China. Jika bahan bakunya dari Eropa, sudah pasti harga jualnya akan diatas Rp 2 ribu per pcs.

Dengan demikian, Erick meminta agar masyarakat tidak berasumsi negatif jika besok Kimia Farma menaikkan harga masker atau malah menuduh mencari kesempatan dalam kesempitan.

"Jadi, jangan digosipkan ketika nanti stok yang tadinya buatan China habis, tiba-tiba harganya naik, lalu dibilang Kimia Farma mengambil kesempatan dalam kesempitan. Bahan bakunya beda soalnya," tegas Erick Thohir.

Lebih lanjut, Direktur Utama Kimia Farma Verdi Budidarmo memastikan stok masker dalam kondisi yang aman. "Jumlah sekarang masker kain kita ada 4 ribu boks, isinya kurang lebih 50 pcs, kira-kira ya 215 ribu pcs lah," kata Verdi.

Ke depannya, Kimia Farma juga masih melakukan pemesanan 7,2 juta pcs bahan baku impor. kbc10

Bagikan artikel ini: