BCA Finance pesimis dengan kinerja di 2020, ini alasannya

Senin, 2 Maret 2020 | 11:25 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Industri jasa keuangan khususnya pembiayaan pada tahun ini diperkirakan menghadapi banyak tantangan. Selain persaingan yang ketat, kondisi perekonomian juga mempengaruhi hal itu.

Direktur Utama PT BCA Finance Roni Haslim mengatakan, penyaluran pembiayaan tahun lalu oleh pihaknya, mencapai Rp33,24 triliun.

"Penyaluran kredit kami 2019 lalu Rp33,24 triliun, atau turun 0,6 persen kalau dibandingkan dengan pembiayaan 2018 yang sebesar Rp33,4 triliun," ujarnya, akhir pekan lalu.

Dari data statistik lembaga pembiayaan OJK 2019, pembiayaan kendaraan roda empat baru tercatat mencapai Rp135,97 triliun atau naik dari posisi 2018 yang mencapai Rp130,40 triliun.

Kondisi serupa juga terjadi pada pembiayaan kendaraan roda empat bekas yang senilai Rp58,45 triliun di akhir 2019 atau naik dari posisi Rp57,43 triliun di 2018.

Untuk tahun ini, BCA Finance menetapkan target moderat yaitu senilai Rp33 triliun, atau diperkirakan bakal turun tipis sebesar 0,7 persen dibandingkan kinerja 2019 lalu.

"Karena selain menyalurkan kredit, kami juga fokus untuk menjaga kualitas pinjaman ke nasabah," ujarnya.

Adapun penjualan mobil baru pada tahun lalu menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengalami penurunan 10,81 persen yaitu hanya sebanyak 1,02 juta unit, dibandingkan 2018 yang mencapai 1,15 juta unit. kbc10

Bagikan artikel ini: