Baru meluncur, Suzuki XL7 sudah diinden 100 unit di Surabaya

Sabtu, 22 Februari 2020 | 19:46 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Penantian masyarakat Surabaya dan Jawa Timur akan hadirnya model terbaru Suzuki XL7 akhirnya terobati. 

Setelah pada 15 Februari 2020 lalu meluncur secara global di Jakarta, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) bersama PT United Motor Centre (UMC) dan PT Sejahtera Buana Trada Jawa Timur selaku diler utama mobil Suzuki di Jawa Timur resmi meluncurkan XL7 "The New Extraordinary SUV" di Surabaya, pada Sabtu (22/2/2020) di Surabaya Town Square (Sutos).

Head of Product Development 4w SIS, Yulius Purwanto menuturkan, bertepatan dengan momen 50 tahun kehadiran Suzuki di Indonesia, pihaknya sengaja memberikan kejutan bagi pecinta Suzuki dengan kehadiran Suzuki XL7.

"XL7 juga akan menjadi salah satu andalan ekspor yang kami targetkan ke 30 negara. Dengan hadimya XL7, kami harap mampu mengoptimalkan pasar mobil Suzuki di Indonesia sebagai pilar ketiga di dunia bagi Suzuki," katanya pada peluncuran Suzuki XL7 di Sutos, Sabtu (22/2/2020).

Dipaparkannya, sebagai The New Extraordinary SUV, Suzuki XL7 memiliki tiga keunggulan utama yaitu eksterior yang tangguh, interior yang nyaman, serta berbagai fitur canggih. Seluruh kelebihan itu membuat XL7 sebagai SUV 7-seater yang tangguh dengan tampilan yang lebih modern dan berkarakter. 

Suzuki XL7 hadir dengan desain bold dan gagah dengan konfigurasi tujuh tempat duduk yang luas untuk kenyamanan penumpang. Suzuki XL7 dibekali mesin K158 berkapasitas 1.462 cc yang dapat menghasilkan daya sebesar 104,7 PS pada putaran 6.000 rpm serta torsi maksimal 138 Nm pada putaran 4.400 rpm. 

Suzuki XL7 juga memiliki tampilan eksterior yang gagah dengan adanya muscular sweeping cross bar-front chrome grille design, bold LED headlamp with DRL, dan roof rail. Dari segi interior, Suzuki XL7 memiliki kabin yang lebih nyaman dengan warna hitam yang sporty dan armrest pada baris pertama serta kedua. Selain itu, terdapat juga audio system touch screen 8 inch, carbon fibered pattern dashboard, ventilated cup holder, serta tampilan Multi Information Display (MID) yang modern. 

Mobil ini juga dilengkapi fitur canggih seperti smart e-mirror yang merupakan spion tengah dengan fungsi untuk merekam kejadian pada sisi depan dan belakang mobil secara Iangsung. Selain itu, untuk menambah faktor keamanan, Suzuki XL7 dilengkapi fitur ABS & ABD, dual SRS airbag, ISOFIX, Hill Hold Control (HHC), Electronic Stability Programme (ESP), sensor parkir, kamera belakang, serta kunci immobilizer. 

Adapun Ertiga versi Crossover ini hadir dengan 8 pilihan warna, yang mana varian Zeta dan Beta dapat pilihan warna Prime Cool Black, Pearl Snow White, Pearl Burgundy Red, Metallic Magma Grey. Sedangkan varian Alpha punya pilihan warna Rising Orange + Black, Brave Khaki + Black, Prime Cool Black, Prime Snow White.

Untuk harga OTR di Jawa Timur, Suzuki XL7 dibanderol untuk Zeta M/T Rp 241,5 juta, Zeta A/T Rp 252 juta, Suzuki XL7 Beta MI/T Rp 258 juta, Beta A/T Rp 268,5 juta, sedangkan Suzuki XL7 Alpha M/T Rp 268 juta, dan Alpha A/T Rp 278,5 juta.

Perkuat medium SUV

Group Head of Dealer Sales 4w SIS, Darwin Wijaya mengatakan, XL7 akan menjadi model andalan Suzuki di segmen medium SUV. Pasar ini dinilai memiliki prospek cerah di Tanah Air.

"Sebagai gambaran, di saat pasar otomotif secara umum turun 9,5 persen di tahun 2019 lalu, segmen medium SUV hanya turun 2,2 persen. Ini yang membuat kami optimis dengan kehadiran XL7 ini," ujarnya.

Director of Sales & Marketing UMC, Fredy Teguh menambahkan, besarnya potensi pasar di segmen medium SUV juga bisa dilihat dari hampir semua merek yang juga memiliki lini produk di segmen ini. Dia pun optimis, meski sebagai pemain baru, namun Suzuki XL7 ke depannya akan mampu merebut sekitar 20 persen pangsa pasar medium SUV.

"Buktinya juga animo konsumen cukup tinggi. Meski baru diluncurkan, jumlah inden untuk Suzuki XL7 di Jatim saat ini sebesar 100 unit, dan akan terus meningkat. Ke depan kami menargetkan penjualan XL7 bisa di kisaran 200 unit per bulan di pasar Jatim," ujarnya.

Fredy menyebut, pihaknya juga optimis model ini bisa mendongkrak volume penjualan dan market share Suzuki di Jatim. Jika tahun lalu penjualan Suzuki di Jatim sebesar 13.000 unit, tahun ini diharapkan naik jadi 15.000 unit dengan market share 11,2 persen. kbc7

Bagikan artikel ini: