Pemerintah pastikan program sejuta rumah jalan terus

Jum'at, 21 Februari 2020 | 21:14 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berkomitmen untuk tetap melanjutkan program pembangunan infrastruktur dan perumahan, khususnya Program Sejuta Rumah. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengakui, program tersebut dinilai sangat efektif dan menjadi terobosan dalam peningkatan pembangunan perumahan di Indonesia.

Berdasarkan data PUPR, sejumlah program pembangunan infrastruktur bidang perumahan yang akan dilaksanakan selama lima tahun ke depan terdiri dari empat program.

Keempat program pembangunan bidang perumahan tersebut diantaranya 50.000 unit rumah susun, 25.000 rumah khusus, 1.500.000 unit rumah swadaya dan 500.000 bantuan prasarana, sarana dan utilitas (PSU) perumahan.

“Untuk memanfaatkan dana APBN yang tersedia, Kementerian PUPR tahun ini telah mengalokasikan dana pembangunan perumahan dengan pagu anggaran senilai Rp 8,48 triliun,” ungkapnya melalui keterangan tertulis, Jumat (21/2/2020).

Anggaran bidang perumahan tersebut akan digunakan untuk mencapai target prioritas bidang penyediaan perumahan tahun anggaran 2020. Beberapa target prioritas tersebut antara lain alokasi dana sebesar Rp 470 miliar untuk pembangunan 2.000 unit rumah khusus dan Rp 3,14 triliun untuk pembangunan 4.864 unit rumah susun.

Selanjutnya, sebanyak Rp 200 miliar digunakan untuk pembangunan 22.500 unit PSU perumahan dan Rp 4,36 triliun untuk 181.365 unit rumah swadaya. Rumah swadaya ini terdiri atas peningkatan kualitas rumah masyarakat sebanyak 166.000 unit dan pembangunan rumah baru masyarakat penerima bantuan bedah rumah sebanyak 15.365 unit.

Selain itu, untuk kegiatan pengaturan, pembinaan, pengawasan dan dukungan manajemen dialokasikan sebanyak Rp 310 miliar. “Kami akan tetap mendorong pembangunan rumah secara tersebar di seluruh wilayah Indonesia secara merata,” ungkap Menteri Basuki. kbc10

Bagikan artikel ini: