Sensus penduduk secara online dibuka hingga 31 Maret 2020

Selasa, 18 Februari 2020 | 09:19 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Guna memberikan kemudahan dan percepatan pemasukan data pada Sensus Penduduk 2020, Badan Pusat Statistik (BPS) menyiapkan secara online yang berlangsung mulai 15 Januari hingga 31 Maret 2020.

Masyarakat bisa melakukan pengisian data secara mandiri melalui laman sensus.bps.go.id

"Dokumen yang kita butuhkan (untuk sensus penduduk, Red) itu, ada NIK dan KK. Kemudian, kalau mempunyai akta pernikahan, silakan dimasukkan, tetapi kalau tidak ada, itu akan tetap jalan," kata Kepala BPS Suhariyanto di kantor pusat BPS, Jakarta, baru-baru ini.

Pengisian data secara online di Sensus Penduduk 2020 dilakukan tanpa proses wawancara langsung dengan petugas, tetapi melalui moda Computer Aided Web Interviewing (CAWI).

Untuk bisa masuk dan registrasi, syaratnya dibutuhkan nomor KTP dan Kartu Keluarga.

Tahap kedua, sensus penduduk secara offline berupa wawancara yang akan digelar pada 1-31 Juli 2020.

Bagi penduduk yang belum mengikuti Sensus Penduduk 2020 Online, mereka akan didatangi Petugas sensus untuk melakukan Sensus Penduduk Wawancara dengan menggunakan hp/tablet atau kuesioner kertas.

Hasil Sensus Penduduk 2020 diperkirakan baru bisa diperoleh pada Januari 2020. Tak cuma itu, BPS masih akan mengambil sampel dari sekitar 4,3 juta keluarga. kbc10

Bagikan artikel ini: