Ekspor Jatim melonjak 17,85 persen di awal 2020

Senin, 17 Februari 2020 | 23:28 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Kinerja ekspor Jawa Timur di awal tahun 2020 terbilang cukup bagus.  Nilai ekspor Jawa Timur Januari 2020 mencapai US$1,80 miliar atau naik sebesar 17,85 persen dibanding Januari 2019 yang mencapai US$1,526 miliar. Nilai tersebut apabila dibandingkan Desember 2019 naik sebesar 4,24 persen.

Kenaikan tersebut dipicu oleh tingginya kenaikan ekspor non migas, meskipun untuk ekspor migas justru mengalami penurunan. Pada Januari 2020, ekspor non migas Jatim mencapai US$1,76 miliar atau naik 19, 31 persen dibanding Januari 2019 yang mencapai sekitar US$1,478 miliar. Dan jika dibanding Desember 2019, realisasi ekspor non migas tersebut naik 6,68 persen.

“Untuk ekspor migas pada Januari 2020 mencapai US$33,98 juta atau turun 28,02 persen jika dibanding Januari 2019 dan turun sebesar 52,40 persen dibandingkan Desember 2019,” ungkap Kepala Badan Pusat Statistik Jatim Dadang Hardiwan di Surabaya, Senin (17/2/2020).

Adapun komoditas utama ekspor nonmigas Jatim pada Januari 2020 adalah perhiasan dan permata dengan nilai transaksi sebesar US$407,25 juta. Nilai tersebut naik sebesar 126,44 persen jika dibandingkan dengan transaksi bulan sebelumnya yang mencapai US$179,85 juta. Perhiasan/ Permata berkontribusi sebesar 23,08 persen pada total ekspor nonmigas Jawa Timur bulan ini.

“Golongan komoditas ini paling banyak diekspor ke Singapura dengan nilai US$127,26 juta. Peringkat kedua yang terbanyak diekspor Jawa Timur adalah komoditas Tembaga yang menyumbang nilai ekspor sebesar US$124,57 juta. Komoditas ini menyumbang 7,06 persen dari total ekspor nonmigas Jawa Timur dan utamanya dikirim ke Tiongkok dengan nilai US$62,60 juta,” tambahnya.

Adapun komoditas yang menduduki peringkat ketiga adalah Barang Kayu dan barang dari kayu dengan nilai ekspor sebesar US$108,81 juta. Komoditas ini menyumbang 6,17 persen dari total ekspor nonmigas bulan ini dan utamanya diekspor ke Jepang sebesar US$26,39 juta.

Sementara negara tujuan ekspor nonmigas terbesar pada Januari 2020 adalah Jepang mencapai US$275,79 juta  atau sekitar 15,63 persen disusul ekspor ke Amerika Serikat sebesar US$220,12 juta atau sekitar 12,48 persen, dan ke Tiongkok sebesar US$211,51 juta atau sekitar 11,99 persen. 

Adapun ekspor nonmigas ke kawasan ASEAN mencapai US$373,82 juta atau dengan kontribusi sebesar 21,19 persen, sementara ekspor nonmigas ke Uni Eropa mencapai US$135,24 juta atau 7,67 persen.kbc6

Bagikan artikel ini: