Bidik kebutuhan TKI dan umrah, BULOG ekspor beras renceng ke Arab Saudi

Kamis, 6 Februari 2020 | 08:34 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Perum BULOG akan mengekspor beras kemasan renceng 250 gram  ke Arab Saudi pada pekan depan. Rencananya beras yang diekspor tersebut sebanyak delapan kontainer.

Dirut Perum BULOG Budi Waseso menuturkan beras itu berasal dari pengadaan lokal . Bukan dari pengadaan impor. “Ini beras pengadaan petani. Arab Saudi yang meminta,” ujar Buwas begitu biasa disapa  kepada wartawan usai Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Hanya saja, Buwas  tidak menyebutkan secara rinci besaran volume maupun nilai ekspor yang dibidik dari penjualan beras tersebut.Dia mengaku beras tersebut akan digunakan untuk konsumsi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi.

Selain itu, beras juga akan dijual untuk WNI yang melaksanakan ibadah umroh atau haji.Menurutnya, ekspor dilakukan atas permintaan dari Arab Saudi setelah berkunjung langsung ke BULOG untuk melihat kualitas beras serta melakukan uji tanah sawah. Dalam kunjungan tersebut, Indonesia juga telah meneken perjanjian ekspor beras yang dilakukan secara business to business dengan pengusaha Arab Saudi.

Dengan adanya kerja sama ini, kuota ekspor beras berpotensi meningkat usai proses evaluasi ekspor tahap pertama dilakukan. Buwas berharap ekspor beras dapat ditingkatkan ke ukuran kemasan yang lebih besar, yaitu 5-10 kilogram atau lebih.

Ia pun memastikan beras yang digunakan berasal dari stok beras komersial yang hingga awal Februari 2020, stok beras jenis tersebit di gudang BULOG mencapai 121,16 ribu ton. Selain itu, Mantan Kepala BNN juga optimistis, beras yang dijual ke Arab Saudi memiliki harga yang terjangkau. Adapun dalam ekspornya kali ini, BULOG juga berkoordinasi dengan Menteri Pertanian dan Menteri Perdagangan.

Rencana ekspor beras sebelumnya sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo. Jokowi meminta Indonesia untuk mengeskpor beras sebanyak 500.000 ton pada 2020. kbc11

Bagikan artikel ini: