Mazda bidik jual 7 ribu unit mobil di Indonesia tahun ini

Rabu, 29 Januari 2020 | 14:15 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pabrikan otomotif Mazda melihat pasar otomotif, khususnya segmen pasar mobil Sport Utility Vehicle (SUV) di Indonesia masih tumbuh positif, seiring tren permintaannya yang lebih baik ketimbang model mobil lainnya. 

Khususnya di segmen midsize SUV dengan kisaran harga Rp 500 jutaan per unitnya, dimana para APM bersaing ketat untuk mengamankan pasar ini.

PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku Agen Pemegang Merek (APM) Mazda perseroan fokus menjual model-model SUV di Indonesia.  "Tren permintaan di segmen ini tidak hanya dirasakan pasar domestik, namun juga global," kata Ricky Thio, Presiden Direktur EMI, Selasa (28/1/2020).

Penjualan mobil Mazda di Indonesia 80% didominasi oleh model SUV. Sepanjang tahun 2019 kemarin total volume penjualan APM ini mencapai 4.884 unit dan model SUV medium seperti All New Mazda CX-5 Elite meraup porsi besar yakni 1.486 unit.

Menurut Ricky, meski pasar mobil SUV masih kalah besar dibandingkan mobil Multi Purpose Vehicle (MPV), namun pertumbuhan pemakaiannya di Indonesia cukup signifikan. 

Kenaikan ini seiring geliat ekonomi kelas menengah yang terangkat dan berusaha menjajal level harga kendaraan yang lebih tinggi, meski belum masuk kategori premium.

APM ini terus menambah line-up medium SUV, dimana awal tahun ini Mazda baru saja meluncurkan SUV Compact, Mazda CX-30. Model ini menyasar pengguna yang berkeluarga berasal dari ekonomi menengah ke atas dengan rentang usia 35-45 tahun.

Untuk tahun 2020 ini Mazda memproyeksikan volume penjualannya bisa mencapai 7.000 unit. Jumlah tersebut diakui Ricky cukup agresif, lantaran perseroan masih akan menampilkan line up baru lagi di tahun ini.

"Disamping itu kami sudah melakukan penambahan diler di tahun lalu hingga sekarang jumlahnya 31 unit di beberapa lokasi. Jadi sekarang kami fokus mendorong penjualan," ujarnya. kbc10

Bagikan artikel ini: