Istana bicara soal informasi pasien diduga terkena virus korona di Bandung

Senin, 27 Januari 2020 | 19:58 WIB ET

JAKARTA - Juru Bicara Bidang Sosial Istana Kepresidenan Angkie Yudistia mengatakan informasi yang beredar bahwa dua orang pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin, Bandung, positif terjangkit virus korona (nCOv) tidak benar.

Angkie yang juga Staf Khusus Bidang Sosial Presiden, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (27/1/2020) mengatakan hingga Senin ini belum ada pasien di Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit virus korona. "Istana terus berkoordinasi dengan kementerian kesehatan dan lembaga terkait untuk memastikan pencegahan dan antisipasi persebaran virus corona (nCOv) berjalan optimal," ujar Angkie Yudistia.

Pemerintah, kata Angkie, memastikan langkah terbaik telah ditempuh untuk mencegah tertularnya masyarakat dengan virus korona.

Menurut dia, kini pemerintah telah menyiapkan 100 rumah sakit di 31 provinsi dan tiga rumah sakit rujukan nasional di DKI Jakarta, dengan fasilitas memadai yang akan menjadi rujukan penyakit Corona jenis baru. Pemerintah juga menyiapkan sejumlah laboraturium Bio Medis dan lima laboraturium regional yang memiliki fasilitas untuk mengkonfirmasi virus korona "Pemerintah saat ini juga sedang memperketat pemeriksaan di semua akses masuk bandara yang memiliki rute penerbangan internasional," ujar Angkie Yudistia.

Di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, ucapnya telah diaktifkan alat pemindai suhu tubuh untuk mendeteksi gejala virus Corona. Pemerintah juga meningkatkan sarana pencegahan virus di 19 daerah penerima kedatangan langsung penumpang dari China.

Untuk Warga Negara Indonesia yang ada di Tiongkok, hingga informasi ini dirilis, ujar Angkie, tidak ada WNI yang terjangkit virus korona. "Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tiongkok juga terus mendata kesehatan WNI yang berada di Tiongkok utamanya di Wuhan, dan mengimbau untuk segera berkomunikasi dengan pihak KBRI jika memerlukan bantuan," kata Angkie Yudistia.

Kepada masyarakat, pemerintah mengimbau untuk tetap tenang dan mengikuti perkembangan situasi melalui saluran informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. "Istana mengimbau seluruh masyarakat dapat beraktifitas dengan tenang dan tetap memerhatikan kesehatan serta kebersihan sebagai mitigasi dini atas semua potensi penyakit yang bisa datang kapan saja," ujar Angkie Yudistia. kbc3

Bagikan artikel ini: