LPS pangkas suku bunga penjaminan 25 bps

Jum'at, 24 Januari 2020 | 19:17 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam Rapat Dewan Komisioner (RDK) LPS, Jumat (24/1/2020) hari ini memutuskan untuk menurunkan tingkat bunga penjaminan sebesar 25 basis poin (bps).

Kepala Dewan Komisioner LPS Halim Alamsyah mengatakan, penurunan tingkat bunga penjaminan LPS tersebut hanya berlaku untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum dan simpanan dalam Rupiah di Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

"Dengan melihat perkembangan, suku bunga penjaminan diputuskan untuk turun 25 bps," ujarnya dalam konferensi pers di Kantor Pusat LPS, Jakarta, Jumat (24/1/2020).

Maka, tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam Rupiah di bank umum menjadi 6% dari 6,25%. Sedangkan tingkat bunga penjaminan dalam Rupiah di BPR menjadi 8,50% dari sebelumnya 8,75%.

Sementara, untuk tingkat suku bunga penjaminan dalam valuta asing (valas) di bank umum tak mengalami perubahan yakni tetap 2,25%.

"Tingkat bunga penjaminan tersebut berlaku sejak tanggal 25 Januari 2020 sampai dengan 29 Mei 2020," kata Halim.

Menurutnya, kebijakan penurunan tingkat bunga penjaminan simpanan didasarkan pada beberapa pertimbangan. Di antaranya suku bunga simpanan perbankan masih menunjukkan tren penurunan, meski dengan laju yang lebih lambat pasca berakhirnya tren penurunan suku bunga kebijakan moneter di bulan Oktober 2019.

Selain itu, kondisi dan prospek likuiditas perbankan terpantau stabil dengan kecenderungan membaik sejalan dengan pertumbuhan simpanan yang lebih seimbang dengan laju ekspansi kredit. "Stabilitas sistem keuangan (SSK) juga terjaga seiring membaiknya kinerja pasar keuangan, serta adanya sinyal positif dari faktor eksternal," katanya.

Halim menambahkan, sesuai dengan ketentuan LPS, maka bank wajib memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku. Apabila nasabah penyimpan menerima hasil bunga melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, simpanan nasabah tidak memenuhi kriteria penjaminan LPS.

"Ke depan LPS akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan suku bunga simpanan perbankan dan penyesuaian terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan," tutupnya. kbc10

Bagikan artikel ini: