Kinerja menggembirakan antar Bank Jatim sabet banyak penghargaan sepanjang 2019

Kamis, 23 Januari 2020 | 12:22 WIB ET

SURABAYA - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) mengukir berbagai kinerja membanggakan sepanjang 2019. Seiring kinerja bankjatim yang memuaskan di tahun lalu, bankjatim berhasil mengoleksi berbagai penghargaan selama 2019.

Penghargaan 2019 diawali dengan ajang penghargaan Satisfaction, Loyalty and Engagement (SLE) Award 2019 yang diselenggarakan Infobank, di mana bankjatim berhasil meraih 6 kategori sekaligus. Penghargaan ini menjadi bukti kepuasan nasabah terhadap layanan bankjatim.

Penghargaan berlanjut di bulan April 2019, kala itu bankjatim berhasil memborong 4 (empat) penghargaan dari ajang TOP BUMD Award 2019 yang diselenggarakan oleh Bussiness News. Keempat penghargaan tersebut antara lain, Top BUMD Of The Year, TOP BUMD Best All Criteria, TOP BPD 2019, serta TOP CEO BUMD. 

Penghargaan tersebut menegaskan bahwa bankjatim sebagai salah satu BUMD milik Jawa Timur mampu memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan perekonomian khususnya ekonomi di Jawa Timur melalui kinerja yang memuaskan. 

Infobank kembali memberikan apresiasi kepada bankjatim, kali ini terkait dengan pelayanan digital banking bankjatimselama ini. Dalam ajang Infobank Banking Service Excellencebankjatim berhasil meraih penghargaan atas peningkatan performa layanan e-channel bankjatim antara lain, sms banking, internet banking, dan mobile banking

Sebagai salah satu emiten yang melantai di bursa, bankjatimberhasil masuk dalam jajaran Best of the Best Top 50 Listed Companies di Indonesia dalam ajang penghargaan yang diselenggarakan Forbes Indonesia. Seperti kita ketahui, Forbes merupakan salah satu majalah bisnis dan finansial yang terkemuka di Dunia. Pencapaian tersebut menandakan bankjatim sebagai salah satu emiten yang banyak diminati oleh masyarakat.

Di bidang aksi keuangan berkelanjutan, bankjatim berhasil meraih peringkat Silver dalam ajang Asia Sustainability Reporting Rating 2019 yang diselenggarakan National Center For Sustainability Reporting (NCSR). Peringkat ini merupakan peningkatan peringkat dimana tahun 2018 bankjatim meraih peringkat bronze.

“Di pengujung tahun, bankjatim menutup perolehan penghargaan prestisius yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur dalam ajang BUMD Jatim Awards 2019. Dalam ajang yang pertama kalinya diadakan Pemprov Jatim tersebut, bankjatim berhasil meraih penghargaan Grand Inovasi. Penghargaan tersebut menegaskan bahwa bankjatim selalu menciptakan inovasi-inovasi layanan yang sejalan dengan Program Pemprov Jawa Timur yaitu Nawa Bhakti Satya,” demikian siaran pers bankjatim.

Selain penghargaan-penghargaan yang telah diraih, di tahun 2019, bankjatim juga berhasil mencatatkan beberapa Rekor MURI dari Museum Rekor Dunia Indonesia. Rekor MURI pertama diraih bankjatim melalui program gerakan menabung saham dari penjualan sampah oleh mahasiswa terbanyak. Masih di bidang financial inclusion, Rekor MURI berikutnya didapat oleh bankjatim dalam ajang penempelan QR Codeterbanyak di Kotak Amal.

Berbagai penghargaan ini mengindikasikan dan menunjukkan bahwa bankjatim selalu berinovasi di bidang layanan, peningkatan standard operasional bank dan pengendalian internal, penerapan best practice manajemen risiko industri perbankan, serta peningkatan tata kelola  risiko dan kepatuhan atau Governance Risk Compliance (GRC)

 

Penghargaan dan Rekor yang diraih seiring dengan kinerja bankjatim memuaskan di tahun 2019. Sampai dengan November 2019, aset bankjatim tercatat 75,67 Triliun atau tumbuh 17,55% (YoY), serta membukukan laba bersih sebesar 1,32 Triliun atau tumbuh sebesar 

5,97 %. Dana Pihak Ketiga (DPK) bankjatim mencatatkan pertumbuhan 18,37 % (YoY) yaitu sebesar Rp. 62,72 triliundengan CASA Ratio 69,89%. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang signifikan tersebut menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat kepada bankjatim meningkat. Dari sisi pembiayaanbankjatim mampu mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp. 38,34 triliun atau tumbuh 15,51% (YoY). 

 

Sedangkan Komposisi rasio keuangan bankjatim antara lain Return on Equity (ROE) sebesar 18,96 %, Net Interest Margin (NIM) sebesar 6,13 %, dan Return On Asset (ROA) 2,97%. Sedangkan Biaya Operasional dibanding Pendapatan Operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,54 %. 

Menginjak awal tahun 2020, bankjatim langsung melakukan gebrakan dengan melaunching fasilitas pembiayaan terbaru yaitu Kredit Multiguna Elektronik (E-KMG) bertempat di Golden Tulip Kota Batu (14/01). Fasilitas ini merupakan pengembangan dari Kredit Multiguna yang sudah pernah ada sebelumnya, kali ini E-KMG menyajikan kemudahan dalam pengajuan atau permohonan kredit bagi para aparatur sipil Negara (ASN) yang masih aktif maupun yang akan pensiun. 

Bankjatim sendiri telah melakukan pengembangan di bidang digital banking dengan melaunching jatimcode yang merupakan pengembangan fitur pembayaran Mobile Banking melalui Scanning QR Code. Diluncurkannya jatimcode ini merupakan langkah tepat sebagai tindak lanjut program Bank Indonesia yang mewajibkan seluruh penyedia layanan pembayaran nontunai menggunakan system Quick Response Indonesian Standard (QRIS). Apa itu QRIS? QRIS merupakan standar QR Code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking. kbc9

Bagikan artikel ini: