MPM bidik penjualan All New Honda BeAT capai 22.000 unit per bulan di Jatim

Selasa, 21 Januari 2020 | 23:49 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Setelah resmi meluncur secara nasional pada 16 Januari 2020 lalu melalui PT Astra Honda Motor (AHM), skuter matic (skutik) terbaru All New Honda BeAT series resmi diluncurkan di Jawa Timur oleh PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM) selaku distributor motor Honda di wilayah Jawa Timur dan NTT, pada Selasa (21/1/2020).

Ada dua pilihan terbaru All New Honda BeAT series, yakni All New Honda BeAT dan All New Honda BeAT Street.

Presiden Direktur MPM, Suwito mengatakan, All New Honda BeAT dan All New Honda BeAT Street dibekali generasi terbaru mesin eSP 110cc yang diklaim lebih hemat bahan bakar. Selain itu, produk terlaris dari AHM ini menggunakan rangka baru berteknologi eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) yang sebelumnya sudah disematkan pada Honda Genio.

Ubahan lain yang ditawarkan adalah bagasi penyimpanan barang yang lebih luas dengan kapasitas 12 L dan kapasitas tangki bahan bakar lebih banyak menjadi 4,2 L.

Dikatakannya,  diluncurkan pada 2008 hingga saat ini, lebih dari 17 juta unit Honda BeAT digunakan masyarakat berbagai usia dari seluruh pelosok Indonesia untuk berbagai aktivitas. Populasi pengguna Honda BeAT yang sangat besar menginspirasi beragam inovasi dalam mengembangkan produk ini sesuai dengan selera, minat, kebutuhan dan harapan terkini.

"Sebagai motor skutik Honda terlaris di dunia, All New Honda BeAT series memiliki perubahan platform secara keseluruhan dengan mesin dan rangka baru, serta desain, performa dan fitur terbaru. Generasi terbarunya kini hadir dengan desain yang semakin compact dan stylish, didukung rangka baru eSAF yang lincah dan mudah dikendalikan," jelasnya di sela peluncuran All New Honda BeAT series di Surabaya, Selasa (21/1/2020).

All New Honda BeAT series menggunakan generasi terbaru mesin 110 cc SOHC dengan sistem pembakaran injeksi PGM-FI yang tergabung dalam rangkaian teknologi eSP (enhanced Smart Power). Penyematan teknologi mesin terbaru ini, mampu menghasilkan tenaga 6.6 kW pada 7.500 rpm dengan torsi tertinggi di 9.3 Nm pada 5.500 rpm.

Melalui tes internal dengan metode ECE R40, didapatkan hasil konsumsi bahan bakar mampu hingga 60,6 km per L (fitur ISS on) sehingga mampu menempuh jarak 254,52 km cukup lewat sekali pengisian bahan bakar.

All New Honda BeAT hadir dalam dua tipe yakni CBS dan CBS-ISS dengan total 9 varian warna sesuai dengan tren anak muda saat ini. Untuk tipe CBS terdapat 4 pilihan warna yakni Dance White, Techno Blue White, Hard Rock Black, dan Funk Red Black yang dipasarkan dengan harga Rp 176,822 juta on the road Surabaya).

Pada tipe CBS-ISS hadir tiga pilihan warna: Garage Black, Electro Blue Black dan Fusion Magenta Black yang dipasarkan Rp 18,509 juta on the road Surabaya. Selain itu, model ini juga menawarkan tipe Deluxe series (CBS-ISS) dalam dua pilihan warna lainnya yakni Deluxe Black dan Deluxe Silver yang dipadukan 3D Emblem untuk memberikan kesan mewah dan dipasarkan Rp 18,608 juta on the road Surabaya.

Sementara itu, All New Honda BeAT Street hadir dengan tipe CBS dalam 3 pilihan warna yakni Street Black, Street Silver dan Street Black Silver. Model ini dipasarkan dengan harga Rp 18,477 juta on the road Surabaya.

Dongkrak penjualan

Marketing Director MPM, Dendy Sean T menyatakan, pasar sepeda motor di Jatim tahun lalu memang mengalami penurunan tipis, karena berbagai faktor baik kondisi perekonomian maupun cuaca yang kurang bersahabat bagi petani yang selama ini menjadi konsumen MPM.

"Dari kondisi tersebut, pasar motor secara umum di Jatim ini mengalami penurunan 0,5%, khusus penjualan Honda sendiri turun 1,5%. Kami berharap kondisi ekonomi global tahun ini semakin baik, dan kabinet baru mampu memberikan terobosan serta berharap cuaca bersahabat," ujarnya yang menargetkan penjualan MPM tahun ini bisa tumbuh 3-5 persen.

Sepanjang tahun 2019, MPM mampu menjual motor sebanyak 903.000 unit atau turun 1,5% dibandingkan angka penjualan 2018.

"Penurunan penjualan juga dibarengi penurunan market share yang awalnya 88% menjadi 87%," katanya.

Namun, lanjutnya, penurunan market share ini juga dipengaruhi oleh persaingan motor jenis matic yang semakin ketat lantaran peminat motor matic semakin banyak dibandingkan motor bebek dan sport.

"Pasar matic ini terbesar, tapi paling menantang karena Honda harus berebut pasar dengan merek lain di segmen ini," imbuhnya.

Marketing Division Head MPM, Abdy Rorotana menjelaskan, guna mengejar pangsa pasar tahun ini, Honda melakukan strategi dengan merilis sejumlah produk dan varian baru. Salah satunya All New Honda BeAT series yang menyasar segmen matic low.

Di Jawa Timur, selama ini penjualan Honda BeAT rata-rata sebanyak 17.000-18.000 unit per bulan. Dengan hadirnya varian baru tersebut, MPM menargetkan penjualannya bisa naik menjadi 21.000-22.000 unit per bulan atau naik 20%.

"Sejak hadir, All New Honda BeAT series di Jatim hingga kini sudah ada 100 inden yang akan dikirim akhir Januari 2020 ini," pungkasnya. kbc7

Bagikan artikel ini: