Sasar milenial, Meikarta bidik pertumbuhan penjualan 25%

Selasa, 21 Januari 2020 | 23:10 WIB ET
Henry Riady selaku Advisor Lippo Cikarang (tengah) bersama dengan Lilies Surjono selaku Chief Marketing Officer Meikarta (kanan).
Henry Riady selaku Advisor Lippo Cikarang (tengah) bersama dengan Lilies Surjono selaku Chief Marketing Officer Meikarta (kanan).

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pengembang properti PT Mahkota Sentosa Utama, anak usaha PT Lippo Cikarang Tbk optimis pertumbuhan penjualan mega proyek kota satelit Meikarta di tahun 2020 sebesar 25%. Pada saat yang sama perusahaan meluncurkan logo dan nama manajemen baru.

Chief Marketing Officer Meikarta, Lilies Surjono mengatakan, pada tahun ini penjualan ditargetkan naik hingga 25 persen. Pada 2019, perusahaan mengklaim telah menjual sekitar 1.300 unit kamar. "Di tahun ini kami targetkan sekitar 25 persen naik dari jumlah itu," ujar Lilies di Jakarta, Selasa (21/1/2020).

Saat ini, Meikarta menyediakan sebanyak 20 ribu unit kamar dengan berbagai tipe, mulai dari studio hingga 4 bedroom. Hingga saat ini, telah dibangun sebanyak 58 tower. "Saat ini yang paling diminati dan komposisi jenis kamar terbanyak itu studio, sekitar 40 persen kamar kami tipe studio. Karena paling terjangkau harganya dan banyak diminati kaum milenial. Tahun 2019 di kuartal IV, harga satu unit kamar studio dibanderol Rp 198 juta. Sekarang sudah Rp 200 juta lebih.

Sebanyak 28 tower ada di District 1 dan 30 tower di District 2. Area Central Park dan area komersil yang merupakan daya tarik dan key-selling point Meikarta juga terus dikembangkan.

District 1 Commercial Area sudah dibuka pada Februari 2019 dengan lebih dari 20 tenant bergabung. Beberapa di antaranya adalah Maxx Coffee, Imperial Kitchen, Cinepolis Cinema, Köi The, Sang Pisang, dan Kopi Kenangan yang kini sudah beroperasi.

Berkaitan harga, satu unit kamar Meikarta dibanderol sekitar Rp 10 juta hingga Rp 10,5 juta per meter persegi. Harga ini telah naik dari sebelumnya hanya berkisar Rp 6 juta per meter persegi. "Kenaikannya sudah capai 150 persen di tahun ini," katanya.

Meski begitu, Lilies menjamin dalam proses pembangunannya menggunakan bahan-bahan material yang berkualitas. Seperti Yoshino Gypsum yang tahan jamur dan layanan mailbox digital dari PopBox. "Nanti penghuni akan diberikan notifikasi tentang ada surat atau delivery barang. Jadi mereka enggak perlu buka mailbox setiap hari," ujar Lilies.

Lilies juga memastikan semua unit apartemen yang dibangun telah mengantongi izin. Dengan begitu, kata dia, pembeli tak perlu khawatir terkait perizinan pembangunan. "Jadi semua yang kami bangun sudah ada izinnya. Bukan semua mendadak di develop," pungkasnya.kbc11

Bagikan artikel ini: