Ini daerah dengan penjualan barang via online tertinggi sepanjang 2019

Kamis, 9 Januari 2020 | 08:17 WIB ET

JAKARTA - Produk fesyen masuk kategori paling laris belanja dalam jaringan (daring) alias online di situs tersebut sepanjang tahun 2019, menurut data Tokopedia.

Produk fesyen mengalahkan kategori populer lainnya, seperti rumah tangga, handphone dan tablet, elektronik, serta kesehatan.

Saat ini, terdapat lebih dari 90 juta pengguna aktif bulanan Tokopedia yang tersebar di 97 persen kecamatan di Indonesia. Platform teknologi, seperti Tokopedia, semakin memudahkan masyarakat mendapatkan barang kebutuhan sehari-hari.

Selain lebih mudah, riset LPEM FEB UI pada 2018-2019 menunjukkan, Tokopedia membuat harga 21 persen lebih murah menurut pembeli.

Berdasarkan data tersebut, ada lima daerah di Indonesia dengan pertumbuhan penjualan paling tinggi, yaitu Sulawesi Utara (162,64 persen), Maluku Utara (156,46 persen), Sulawesi Tenggara (154,31 persen), Nusa Tenggara Timur (144,63 persen), dan Kalimantan Utara (144,4 persen).

Di sisi lain, terdapat lima daerah Indonesia dengan pertumbuhan pembeli paling tinggi, yaitu Aceh (19,52 persen), Bali (12,06 persen), Kalimantan Timur (11,8 persen), Sulawesi Selatan (11,09 persen), dan Sulawesi Utara (10,86 persen).

Dampak pemerataan ekonomi digital pun sudah bisa dirasakan di berbagai penjuru Indonesia. Transaksi paling jauh di Tokopedia pada 2019 terjadi antara pembeli di Papua yang membeli produk cincin batu kecubung api dari penjual di Aceh.

Sebaliknya, Tokopedia juga mencatatkan adanya transaksi produk sepatu olahraga merek lokal antara pembeli di Aceh dan penjual di Papua.

VP Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, mengungkapkan, sejak Tokopedia berdiri, pihaknya selalu berkomitmen mempermudah masyarakat memulai dan menciptakan peluang melalui pemanfaatan teknologi.

Kini, Tokopedia melihat antusiasme yang semakin tinggi dari masyarakat dalam bertransaksi online. Saat ini, lebih dari 7 juta masyarakat Indonesia telah memulai dan mengembangkan bisnis lewat Tokopedia untuk memasarkan lebih dari 200 juta produk terdaftar dengan harga transparan.

"Hal ini tercermin antara lain pada signifikansi peningkatan jumlah penjual maupun pembeli di luar Pulau Jawa sepanjang tahun lalu,” kata Nuraini Razak dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (8/1/2020).

Nuraini menambahkan, Indonesia akan selalu menjadi fokus utama Tokopedia. Demi mencapai misi pemerataan ekonomi secara digital, Tokopedia akan membantu para petani, nelayan, pemilik warung, dan jutaan profesi lainnya di Indonesia dalam memulai dan menciptakan peluang dengan berevolusi menjadi perusahaan teknologi lewat ekosistem Tokopedia.

Bagikan artikel ini: