Tiga KEK baru ini bakal jadi pusat pengembangan ekonomi digital dan pariwisata

Selasa, 7 Januari 2020 | 08:36 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah terus mengebut pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) baru yang ditargetkan dapat menarik investasi dan menyerap ribuan tenaga kerja. 

Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian telah menyerahkan tiga salinan Peraturan Pemerintah (PP) terkait KEK baru. Ketiga KEK tersebut adalah KEK Kendal (Jawa Tengah), KEK Likupang (Sulawesi Utara), KEK Singhasari (Jawa Timur).

Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso mengatakan, KEK Singhasari ditargetkan menarik investasi Rp 12,5 triliun dan menyerap tenaga kerja 6.863 orang.

"KEK ini diharapkan dapat menjadi pusat pengembangan ekonomi digital dan pariwisata. Posisinya di Kabupaten Malang, di Jawa Timur," kata Susiwijono di kantornya, Senin (6/1/2020).

KEK Singhasari disiapkan sebagai pusat pariwisata bertaraf internasional sekaligus pusat industri kreatif atau digital dengan menggandeng beberapa perusahaan teknologi multinasional seperti Amazon, IBM, Apple, dan Google, serta akan bekerja sama dengan beberapa universitas terkemuka di dunia.

Kedua, KEK Likupang ditarget dapat menarik investasi Rp 7,1 triliun dengan penyerapan tenaga kerja sebesar 65.000 orang. Ketiga, KEK Kendal ditarget menyerap investasi Rp 70 triliun dan menyerap tenaga kerja sebanyak 30.000 orang.

Semua nilai investasi di atas ditargetkan dapat tercapai dalam jangka wangku 4-5 tahun ke depan. Jika tidak tercapai, maka status wilayah sebagai KEK akan dicabut.

"Kenapa hari ini kami kumpulkan di tiga KEK yang baru ini kami ingin duduk bersama dari awal kita dorong betul targetnya sekian termasuk kita ingatkan kalau targetnya nggak tercapai implikasinya akan kita evaluasi kembali untuk fasilitasnya," ujar dia.

Sebagai informasi, saat ini pemerintah telah menetapkan 15 KEK, terdiri dari 9 KEK Industri dan 6 KEK Pariwisata. Dari 15 KEK tersebut, 11 KEK telah beroperasi atau sudah melayani investor.

Pengembangan 15 KEK tersebut telah menghasilkan realisasi investasi hingga Rp 22,2 triliun, dan juga telah berkontribusi pada penciptaan lapangan pekerjaan. Terhitung hingga akhir tahun 2019, realisasi serapan tenaga kerja di KEK mencapai lebih kurang 8.686 orang. kbc10

Bagikan artikel ini: