Wagub Emil koordinasi dengan PLN untuk pemulihan listrik Surabaya dan Sidoarjo

Senin, 6 Januari 2020 | 17:57 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com:  Suplai lisrik ke 1.680 pelanggan PT PLN Unit Induk Distribusi Jawa Timur  yang berlokasi di Sidoarjo hingga siang ini masih belum normal karena rusaknya jaringan listrik akibat terjangan hujan dan angin kencang pada  Minggu (5/1/2020).

Atas kondisi tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak melakukan kunjungan ke PLN Unit indük Distribusi Jawa Timur untuk berkoordinasi terkait dengan progres pemulihan kelistrikan pasca dampak anomali cuaca di Jawa Timur, Senin (06/01/2020). 

Kunjungan ini dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan situasi yang sedang dihadapi PLN sekaligus menawarkan bantuan untuk teman-teman PLN yang telah bekerja keras dan masih terus bekerja untuk memulihkan kembali pasokan listrik.

Hujan dan angin kencang yang terjadi telah merobohkan tiang listrik, pohon dan reklame yang menyebabkan listrik padam. Tidak hanya itu, cuaca yang ekstrim juga menyebabkan mobil-mobil tertimpa tiang. 

Tercatat per 6 Januari 2019 jam 1 1.00 WB PLN telah berhasil menormalkan 100 persen wilayah Surabaya dan 90 persen wilayah Sidoarjo. 1680 pelanggan PLN Sidoarjo masih dalam kondisi padam, dimana sebelumnya terdapat 126.522 pelanggan Sidoarjo terdampak.

General Manager PLN UID Jatim, Bob Saril menyebutkan saat ini petugas sedang mendirikan konstruksi tiang baru menggantikan tiang yang patah & roboh. PLN telah berkoordinasi secara terpusat untuk memastikan pemulihan dilakukan secara cepat. 

"Kita telah melakukan koordinasi dan bersinergi secara bersama-sama dengan Pemerintah dan berupaya semaksimal mungkin untuk menormalkan keadaan dan juga meminimalisir dampak dan keselamatan warga di tengah potensi banjir", ungkapnya.

Dalam kunjungannya, Emil berharap seluruh masyarakat dapat bekerjasama sebaik mungkin dengan  tim petugas yang di lapangan, karena ini masalah keandalan dan keselamatan. 

"Jadi kita memang harus waspada, termasuk kita harus memaklumi kalau banjir memang listrik perlu dimatikan karena ini menyangkut keamanan. Tadi saya sudah cek dişini, sudah dilakukan langkah-langkah untuk meminimalisir dampak dan keselamatan warga di tengah potensi banjir tadi", tegas Emil Dardak.

Emil juga menghimbau kepada masyarakat untuk melakukan langkah preventif pengamanan listrik di rumah masing-masing. Apabila air sudah mulai maşuk ke rumah, segera amankan peralatan elektronik ke tempat yang lebih tinggi dan segera matikan MCB. Tak lupa Emil juga mengajak masyarakat Jawa Timur berdoa bersama agar diberi perlindungan dan keselamatan.kcbc6

Bagikan artikel ini: