Genjot konsumen wanita, Adidas gandeng Beyonce

Senin, 23 Desember 2019 | 09:09 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Adidas menyadari potensi pasar kaum perempuan untuk produknya sangat besar. Oleh sebab itu, perusahaan telah melakukan kerja sama dengan penyanyi Beyonce.

Hasilnya, pada 18 Januari 2020 mendatang Adidas bakal meluncurkan sekaligus memulai penjualan koleksi terbaru merek Ivy Park. Koleksi itu mencakup sepatu, pakaian, dan aksesori yang sebagian besar berwarna merah marun, oren, dan krem.

Dilansir dari Reuters, Sabtu (21/12/2019), merek pakaian olahraga Jerman itu mengumumkan bahwa mereka bekerja sama dengan Beyonce pada April untuk meluncurkan kembali merek Ivy Park miliknya, yang dimulai pada 2016 bersama dengan rantai mode Inggris, Topshop.

Adidas menggambarkan koleksi itu sebagai netral gender, di mana koleksi tersebut memproduksi jumpsuits, celana kargo, hoodies dan celana pendek bersepeda, yang sebagian besar menampilkan tiga garis ikonik Adidas.

Kemitraan tersebut terjalin ketika Adidas berupaya menarik lebih banyak pelanggan wanita. Sektor di mana Adidas telah tertinggal dari para pesaing besarnya, yakni Nike dan Puma.

Kepala Eksekutif Kasper Rorsted kepada analis pada November, mengatakan bahwa Adidas tidak berharap langsung pada penjualan awal koleksi Beyonce. Akan tetapi, penjualan tersebut diharapkan meningkat seiring dengan waktu berjalan.

“Anda akan melihat beberapa peluncuran datang, tetapi mereka tidak memiliki dampak pendapatan yang besar dan ini telah menjadi bagian dari rencana sepanjang waktu. Anda akan melihat perubahan itu sepanjang tahun depan,” ujarnya.

Adidas telah mengikis dominasi Nike terhadap pasar AS dalam beberapa tahun terakhir, berkat kemitraan dengan selebriti, seperti Kanye West dan Pharrell Williams. Namun, Nike telah tumbuh lebih cepat di Cina dan Eropa. kbc10

Bagikan artikel ini: