PUPR bidik dana BPJS Ketenagakerjaan Rp100 triliun untuk bangun rumah buruh

Kamis, 12 Desember 2019 | 09:57 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tengah berupaya untuk mewujudkan pembangunan rumah untuk para pekerja atau buruh. Guna mewujudkannya, Kementerian PUPR bakal menjajaki kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

"Kita akan buat MoU dengan mereka (BPJS Ketenagakerjaan). Apakah mereka bisa gunakan dana itu untuk bangun rumah untuk pekerja," kata Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid di kantornya, Jakarta, Rabu (11/12/2019).

Khalawi menyebut, potensi dana yang akan disediakan BPJS Ketenagakerjaan untuk program ini mencapai sekitar Rp100 triliun.

Program rumah bagi para buruh ini nantinya akan diberikan untuk pekerja yang terdaftar sebagai anggota BPJS Ketenagakerjaan.

Namun, Khalawi belum dapat memastikan program tersebut akan efektif berlangsung. Sebab, hingga saat ini belum ada bentuk kerjasama resmi antara Kementerian PUPR dan BPJS Ketenagakerjaan.

Dia menyatakan, BPJS Ketenagakerjaan sebagai pemilik uang punya hak untuk menentukan skema penggunaan dana tersebut.

"Ya kan dana mereka, jadi kita harus hati-hati juga untuk bangun rumah atau apa. Akan dijajaki ke sana," ujar Khalawi. kbc10

Bagikan artikel ini: