Klinik Lighthouse hadir di Surabaya

Rabu, 11 Desember 2019 | 19:56 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Surabaya adalah salah satu kota yang terkenal dengan keragaman kullnernya. Didukung mudahnya akses wisata kuliner dan minimnya edukasi mengenal pola makan sehat, tanpa sadar bahaya obesitos mengintai masyarakat Surabaya.

Berdasarkan hasil survei Kementerian Kesehatan dan BPS, Jawa Timur merupakan provinsi dengan tingkat obesitas tertinggi ketiga setelah DKI Jakarta  57 persen dan DI Aceh 56,4 persen dengan persentase 52,9 persen.

Menurut hasil riset Klinik lighthouse, ada beberapa hal yang memicu obesitas masyarakat Surabaya, diantaranya minimnya kesadaran atas pola makan dan hidup sehat, besarnya kalori dan porsi pada makanan. Diperparah kemudahan mendapapatkan makanan. Di sisi Iain, jarangnya aaktivitas fisik yang sederhana pun menjadi pemicu obesitas.

Melihat tingginya angka obesitas di Surabaya, Klinik lighthouse hadir membantu masyarakaf Surabaya hidup Iebih sehat dan terbebas dari obesitas dengan memberikan program weight control berupa pendampingan.

Founder Klinik lighthouse Grace Judio-Kahl mengatakan, perbedaan dengan klinik sejenis yang banyak buka di kota besar yakni pada pola yang dilakukan. Klinik Lighthouse sistemnya komphrehensif, tidak hanya  menurunkan berat badan tubuh secara instan melainkan ada prosesnya.

“Kita gabungkan pola makan, pola pikir, terapi, hingga obat. Programnya diberikan ke setiap pasien setelah disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pasien masing-masing melalui rekomendasi medis dari dokter, sehingga lebih mudah untuk diikuti. Seluruh program dan produk yang kami miliki juga telah diuji keamanan dan efektivitasnya sebelum diluncurkan,” katanya.

“Kami  terus mencari dan menciptakan terapi yang mudah diterapkan pasien. Di klinik juga ditunjang fasilitas seperti simulasi virtual reality, periksa DNA sapai ada garpu diet. Untuk tes DNA diperlukan untuk menentukan pola yang tepat bagi pasien. Ada pasien yang tidak tahan lapar, pantang karbo dan sejenisnya,” jelasnya.

Komitmen Klinik lighthouse  jelas  dr. Grace memberikan terapi yang aman, tidak menyakitkan karena tidak semuanya menggunakan jarum dan operasi. Tahun 2020 kampanye lighthouse yakni turunkan obesitas di seluruh kota di Indonesia.

Head of Marketing  Klinik Lighthouse  dr. Esty Meirizka menambahkan ada beberapa hal yang dapat mempengaruhi gagalnya diet. Salah satunya kurangnya pengetahuan mengenai diet yang tepat. Umumnya, seseorang yang baru saja ingin melakukan diet karena ingin segera mendapatkan tubuh idaman, mencari program sesingkat mungkin hasil maksimal.

“Padahal  memperoleh tubuh sehat dengan tubuh ideal, dibutuhkan proses dan komitmen kuat. Di sisi Iain, diet terlalu ketat atau ekstrim justru bisa menggagalkan program penurunan berat badan. Perilaku dan gaya hidup seseorong ternyata berpengaruh terhadap proses dan hasil diet yang dijalankan oleh seseorang,” pungkasnya.kbc9

Bagikan artikel ini: