Jelang Nataru, Kemenhub minta maskapai hidupkan lagi rute terbang ke Indonesia Timur

Rabu, 11 Desember 2019 | 09:49 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menjelang musim libur Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru), Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menghidupkan kembali rute penerbangan ke Indonesia Timur. 

Sejumlah operator pun sudah diminta untuk membuka kembali rute yang sebelumnya sepi penumpang.

"Citilink setuju, Garuda setuju, Lion sudah setuju," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumandi di Kantor Kementerian Bidang Maritim dan Investasi, Jakarta, Selasa (10/12/2019).

Kepada para operator Budi telah meminta pemangkasan jumlah frekuensi perjalanan yang sepi penumpang. Misalnya dari lima kali perjalanan jadi tiga kali perjalanan. Lalu dari tiga kali perjalanan jadi dua kali perjalanan.

Katanya, lebih baik frekuensi penerbangan sedikit tetapi penumpangnya penuh. Permintaan ini pun sudah dilakukan para operator. Bahkan beberapa sudah ada yang melaksanakannya. a

"Saya tidak ingat persis satu yang saya ingat Kaubangkau, Miangas di beberapa kota, pulau," kata Budi.

Sebelumnya, Kemenhub memproyeksikan jumlah penumpang udara pada saat periode Nataru mendatang bakal tembus mencapai 5,3 juta orang.

Jumlah tersebut lebih rendah dari kapasitas tempat duduk yang disediakan sejumlah maskapai yang mencapai 8,9 juta orang.

"Prediksi jumlah penumpang berangkat 5,3 juta penumpang sehingga secara kapasitas yang ada masih cukup," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B Pramesti.

Polana menambahkan dari total kapasitas kursi yang disediakan pada saat momen Nataru, terdapat sebanyak 494 rute penerbangan yang menghubungkan keberbagai daerah. Selain itu, sejumlah maskapai penerbangan juga banyak yang sudah mengajukan penerbangan tambahan atau extra flight. kbc10

Bagikan artikel ini: