Diskon, bebas ongkir hingga cashback bikin orang RI antusias belanja online

Jum'at, 6 Desember 2019 | 11:06 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Platform belanja online alias e-commerce berkembang subur di Indonesia. Pasalnya, pelaku industri e-commerce pintar memikat hati konsumen dengan iming-iming menggiurkan.

Menurut Associate Director Consumer Insight AC Nielsen Indonesia Rusdi Sumantri, iming-iming seperti potongan harga dan gratis biaya pengiriman (bebas ongkir) masih jadi primadona konsumen di Indonesia dalam berbelanja online. Selain itu, belakangan voucher dan cashback juga mulai digandrungi konsumen e-commerce.

"Semakin ke sini kita lihat voucher dan cashback sudah mulai untuk trigger costumer (belanja online)," katanya di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Rusdi menyebut, gaya beli model ini masih di fase 1.0. Padahal dibeberapa negara seperti di China konsumen tak lagi tergantung pada promosi penjual. "Itu fakta yang ada dan kita ketinggalan dari mereka," ujar Rusdi.

Dia menjelaskan pengguna internet di Indonesia mencapai 60 persen dari jumlah penduduk yang ada. Artinya sudah banyak orang yang bisa mengakses internet.

Namun jumlah tersebut bukan berarti sejalan dengan jumlah pembeli di e-commerce. Hanya 55 persen dari jumlah pengguna internet yang berbelanja barang platform e-commerce.

"Kalau estimasi kita yang belanja online itu menurut kami ada sekitar 5 juta tahun lalu," kata pungkasnya. kbc10

Bagikan artikel ini: