Jadwal pengumuman satu data lahan sawah molor sebulan

Kamis, 5 Desember 2019 | 21:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) memundurkan jadwal pengumuman satu data lahan sawah paling cepat pada Januari 2020 mendatang dari rencana sebelumnya 1 Desember 2019.

"Kita tinggal validasi terkahir 1 Januari presiden mengumumkan satu data untuk seluruh Indonesia. Tidak ada data mana-mana. Kita pakai data BPS," kata SYL kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/12/2019).

Dalam beberapa pertemuan, Syahrul menuturkan data tersebut diperkirakaran keluar paling cepat pada 1 Desember 2019. "Kita cek lagi ke lapangan, katakanlah error-nya," ujarnya.

Penyusunan satu data lahan sawah tersebut dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Pertanian (Kementan), dan Badan Informasi Geospasial (BIG). Hal ini karena terdapat perbedaan data antarinstansi terkait data luas sawah yang akan berdampak pada perhitungan stok beras.

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Sarwo Edhy berujar pengumuman satu luas lahan sawah yang baru akan dilakukan oleh ATR/BPN."Nanti tergantung BPN [pengumumannya] karena wali datanya BPN,"kata dia.

Kementerian ATR/BPN terakhir mengeluarkan data luas baku lahan sawah pada tanggal 8 Oktober 2018, yaitu sebesar 7.105.145 hektare. Luas ini ditetapkan dalam Ketetapan Menteri ATR/Kepala BPN-RI No 339 Tahun 2018.kbc11

Bagikan artikel ini: