Didanai China, PT LEN bangun pabrik panel surya senilai Rp1 triliun

Kamis, 5 Desember 2019 | 11:52 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: PT LEN Industri (Persero) bakal membangun pabrik panel surya (solar cell) di Subang, Jawa Barat. Pabrik yang akan menyedot investasi sebesar Rp 1 triliun ini akan didanai investor asal China. Rencananya, perjanjian investasi akan dirampungkan pada Januari 2020. 

Direktur Utama LEN Industri Zakky Gamal Yasin mengatakan rencananya pabrik akan dibangun di lahan seluas 3 -5 hektare (ha) milik perusahaan. Namun, perusahaan masih merampungkan isi perjanjian kerja sama dengan investor asal Negeri Tirai Bambu itu. 

Hanya saja, dia enggan mengungkap siapa calon investor itu. Namun, ia menyatakan dana dari investor China nantinya akan digunakan perusahaan untuk membangun konsorsium bersama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) alias PLN, PT Pertamina (Persero), dan PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. 

"Investornya dari China, itu perusahaan kelas dunia," ujarnya di Kementerian BUMN, Selasa (3/12/2019).

Menurut rencana, bila isi perjanjian sudah disepakati pada awal tahun depan, maka perusahaan akan memulai konstruksi pada tahun yang sama. Proyeksinya, pabrik bisa selesai dibangun dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun atau pada 2021 dengan kapasitas mencapai 6,2 Gigawatt (GW). 

Selain itu, menurut Zakky, perusahaan juga berencana membangun pengembangan solar cell di atap gudang Bulog. Menurutnya, gudang Bulog ideal karena cukup luas dan mungkin bisa dikerjasamakan karena perusahaan pelat merah juga.

"Rencana kami dengan PLN akan taruh solar energi dan jual ke Bulog, ke masyarakat sekitar. Nanti kami bicara dengan Bulog," tuturnya.

Kendati begitu, ia belum mengungkap berapa besar biaya investasi yang sekiranya diperlukan. Begitu pula dengan kapasitas energi yang bisa dihasilkan.

"Mudah-mudahan persiapan bisa dilakukan pada tahun depan, karena investornya juga tidak sabar, sehingga jangan sampai momentumnya hilang," katanya. kbc10

Bagikan artikel ini: