Kewajiban izin usaha pedagang online, idEA: Nggak masalah asal urusnya mudah

Kamis, 5 Desember 2019 | 09:41 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah resmi mengeluarkan aturan kewajiban izin usaha bagi penjual online di platform e-commerce. Hal tersebut tertuang pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 80 Tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik.

Ketua Umum Indonesian e-Commerce Association (idEA) Ignatius Untung mengatakan, bagi pelaku usaha tidak masalah dengan keputusan tersebut, asalkan mengurus izinnya mudah.

"Sebenarnya nggak ada masalah selama untuk ngurus izinnya nggak sulit. Selama ngurus izin usahanya mudah apalagi bisa dilakukan online, nah nggak ada masalah," kata Untung, Rabu (4/12/2019).

Menurut Untung, peraturan tersebut baik untuk pemerintah agar memiliki data terkait jumlah pengusaha di Indonesia.

"Menurut saya si sebenarnya bagus-bagus juga karena kan pemerintah jadi punya data lah berapa jumlah pengusaha dan lain sebagainya, nggak ada masalah," ucapnya.

Untung sendiri menjelaskan bahwa seluruh anggotanya telah memiliki izin usaha. Lantaran syarat menjadi anggota idEA adalah berbentuk Perseroan Terbatas (PT).

"Anggota kita semua sih pasti punya izin, kan PT semua. Syarat anggota idEA adalah PT," jelasnya.

Ia memaparkan mengurus izin usaha dilakukan dengan bantuan notaris. Selanjutnya didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM.

"Biasa saja datang ke notaris, ngurus akte, terus didaftarkan sama notaris ke Depkumham, terus abis itu dapat bukti daftar, terus habis itu nanti masuk ke lembaga negara dan lain sebagainya," pungkasnya. kbc10    

Bagikan artikel ini: