Pemerintah siap kucurkan dana tambahan FLPP Rp2 triliun bulan depan

Kamis, 28 November 2019 | 08:13 WIB ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah memastikan untuk menambah dana subsidi rumah murah melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar Rp 2 triliun pada Desember 2019 mendatang. Dana ini bakal ditalangi oleh Bank Tabungan Negara (BTN). 

Direktur Consumer dan Commercial Lending BTN Hirwandi Gafar mengatakan, pemerintah sudah menyetujui tambahan subsidi FLPP untuk rumah murah.

"Terkait KPR subsidi sendiri untuk tahun 2019 ini sudah ada persetujuan pemerintah untuk ada tambahan sekitar Rp 2 Triliun yang akan kita salurkan paling lambat di Desember 2019," kata Gafar di Kantor Pusat BTN, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Dia menjelaskan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menandatangani keputusan tersebut, begitu pula dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

"Sudah, Presiden sudah tanda tangan. Tanda tangan Menkeu juga sudah, Menteri PUPR juga sudah. Sekarang tinggal administrasi sebelum jalan," jelasnya.

Itu bakal disalurkan untuk rumah MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) atau rumah murah sebanyak 15 ribu hingga 20 ribu unit.

Sementara itu, pada tahun depan pemerintah menganggarkan dana FLPP Rp 9 triliun, ditambah pengembalian dana talangan Rp 2 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp 11 triliun.

"Tahun 2020 pemerintah sudah anggarkan Rp 9 triliun, kemudian ada pengembalian sekitar Rp 2 triliun, sehingga total 2020 ada Rp 11 triliun untuk FLPP," tambahnya. kbc10

Bagikan artikel ini: