Beri kuliah umum di ITS, Wapresdir BCA Armand W Hartono: Jangan takut dengan industri 4.0

Rabu, 27 November 2019 | 21:42 WIB ET
Wapresdir BCA Armand W Hartono (berdiri) melakukan swafoto bersama para mahasiswa ITS Surabaya.
Wapresdir BCA Armand W Hartono (berdiri) melakukan swafoto bersama para mahasiswa ITS Surabaya.

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menjadi salah satu industri perbankan terbaik di Indonesia dan Asia. Hal ini tidak lepas dari inovasi teknologi yang terus dihadirkan baik untuk layanan maupun produk demi memudahkan nasabah.

Inovasi dan terobosan yang dilakukan BCA itu pula yang menginspirasi anak muda terutama para mahasiswa di Tanah AIr untuk berguru dan menyerap ilmu dari manajemen bank ini.

Ini pula yang terlihat pada kuliah umum yang menghadirkan Wakil Presiden Direktur BCA Armand W Hartono dan Presiden IESPL Giring Ganesha di hadapan sekitar 300 mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya di Gedung Pusat Riset ITS, Rabu (27/11/2019).

Kuliah umum yang dibuka Kepala Kantor Wilayah III BCA Frengky Chandra Kusuma ini juga dihadiri Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati dan Wakil Rektor II ITS Mas Agus Mardyanto.

Wakil Presiden Direktur BCA Armand Wahyudi Hartono dalam pemaparannya bertema “Welcome Industry 4.0” menuturkan, pihaknya berkomitmen dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Dia pun berbagi pengalaman kepada mahasiswa bagaimana teknologi dapat mempermudah hampir seluruh pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai bidang, seperti transportasi, kuliner, perbelanjaan, pengiriman barang, hingga transaksi perbankan.

"Yang jelas, jangan pusing dengan zaman. Seperti saat ini pun, jangan pusing dengan teknologi robot atau AI (artificial intelligence), karena semuanya hanya alat. Manusia tetap yang menciptakan dan mengoperasikan," jelasnya usai memberi kuliah umum.

Baginya, setiap zaman memiliki tantangan yang berbeda. Untuk itu setiap industri harus bisa mencarikan solusi yang akhirnya menciptakan inovasi.

"Makanya SDM yang ada harus selalu kreatif dan melihat ke depan terkait teknologi. Yang terpenting kita bisa mengikuti kebutuhan pelanggan dan memudahkan mereka," tandas Armand.

Dan itu pula yang menjadikan BCA selalu terdepan dalam hal penerapan teknologi. "BCA selalu berupaya mengikuti perkembangan teknologi yang diselaraskan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang, seperti kehadiran aplikasi digital, Sakuku, Virtual Assistant Chat Banking (VIRA), Application Program Interface (API), e-Branch," jelasnya.

Selain itu, BCA juga secara berkelanjutan menciptakan inovasi pada aplikasi mobile banking, BCA Mobile. Nasabah BCA dapat menikmati fitur-fitur terbaru yang fungsional antara lain BCA Keyboard, QRku, Buka Rekening Online, hingga yang terbaru adalah fitur cardless. Dari sisi customer service, BCA juga berkomitmen hadir secara digital yakni melalui inovasi WhatsApp Bank BCA, nasabah dapat menghubungi Halo BCA dengan melalui aplikasi chatting WhatsApp.

“Fitur-fitur ini tentunya kami persembahkan kepada nasabah setia di Tanah Air untuk menambah rasa nyaman dan aman dalam melakukan transaksi finansial,” urai Armand.

Armand menambahkan, BCA juga menyadari bahwa inovasi teknologi yang diciptakan tentunya dirangkai dan dibangun oleh sosok-sosok terbaik di bidangnya. Dari segi inovasi, kreativitas, dan bagian teknisnya semua bersinergi untuk memahami dan mengakomodir kebutuhan nasabah yang dinamis. 

“Oleh sebab itu, saya mengajak anak-anak muda, termasuk mahasiswa ITS untuk mengembangkan dan mengasah skill yang dimiliki, karena masa depan bangsa ini ada di tangan anak muda sekarang. Gagasan, ide, dan kreasi selayaknya hadir dari generasi penerus bangsa,” tambah Armand.

Pada 2019 ini, BCA juga telah menggelar kuliah umum di universitas lainnya antara lain di Universitas Indonesia, Universitas Brawijaya, Universitas Muhammadiyah Malang, Universitas Padjajaran, dan Universitas Kristen Petra Surabaya beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan yang sama, BCA juga menyerahkan dana beasiswa Bakti BCA sebesar 250juta kepada 30 mahasiswa berprestasi ITS. Pada tahun 2019, BCA memberikan beasiswa senilai Rp5,35 miliar kepada 18 Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia. BCA juga secara aktif melengkapi mahasiwa dengan kemampuan soft skill yang dibutuhkan saat menempuh jenjang perguruan tinggi dan persiapan memasuki kerja. kbc7

Bagikan artikel ini: