Sasar pasar gamers, Acer luncurkan Predator Triton 300

Minggu, 24 November 2019 | 16:06 WIB ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Setelah diperkenalkan pada akhir bulan lalu di Jakarta, Acer kini memboyong laptop gaming terbaru, Predator Triton 300 (PT315-51) untuk pasar Jawa Timur (Jatim), khususnya Surabaya. 

Laptop yang menyasar gamers pemula ini dibanderol seharga Rp16.999.000. Laptop ini diperkuat oleh prosesor Intel Core generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA GeForce GTX 1650 GPU.

Laptop ini menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS display, dan dual slot NVMe untuk solusi upgradeable yang lebih leluasa. Selain itu, Predator Triton 300 juga didukung teknologi RGB keyboard.

"Saat ini kami fokus menggarap pasar game dengan melauncing banyak varian laptop gaming. Salah satunya dengan meluncurkan Predator Triton 300," kata Pre Sale Manager Acer Indonesia, Dimas Setyo, di sela launching Predator Triton 300 di Surabaya, Sabtu (23/11/2019).

Untuk media penyimpanan, laptop Predator Triton 300 sudah mendukung dua 1 TB PCIe NVMe SSD RAID 0 dan 2 TB HDD. Spesifikasi lainnya termasuk layar 15,6 inci Full HD IPS dengan refresh rate 144 Hz, fitur audio dengan Waves Nx, port USB 3.1 Type C, 2 USB 3.1, 1 USB 2.0, HDMI 2.0, dan mini DP. "Kini gamers yang mobile bisa bertanding dari mana saja, karena Predator Triton 300 tetap nyaman di bawa bermain game di manapun," kata Dimas.

Launching Predator Triton 300 bersamaan dengan dimulainya Predator League 2020. Acer mendatangi kota Surabaya, bersama dengan komunitas gamers di kota ini untuk menyaksikan final penentuan team pemenang yang akan maju ke babak selanjutnya.

Di Indonesia, tahap Online Qualifier berlangsung selama dua bulan sejak akhir Oktober hingga Desember 2019.

Berdasarkan laporan yang dirilis Newzoo, pada tahun 2019 ini nilai pasar game global akan mencapai angka USD152 miliar atau sekitar Rp2,15 kuadriliun. Angka itu meningkat 9,6% dibanding tahun sebelumnya.

 

Indonesia sendiri menjadi salah satu pasar video game terbesar di Asia Pasifik, dengan angka mencapai USD941 juta atau sekitar Rp13 triliun. Asia Pasifik merupakan wilayah dengan pertumbuhan pasar game paling tinggi di dunia. kbc5

Bagikan artikel ini: